Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lagi, Bayi Ditemukan dalam Tas Kresek

BAYI – Kapolsek Gusti Arnata saat melihat kondisi bayi perempuan dan bungkusan tas kresek warna hitam yang ditemukan di kebun kosong milik warga.

BALI TRIBUNE - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan kembali ditemukan teronggok di lahan kosong dalam keadaan kedinginan terbungkus tas kresek warna hitam,Sabtu (19/1) sekitar pukul 19.45 Wita. Saat ditemukan, kulit bayi telah membiru akibat menahan hawa dingin. Beruntung nyawa bayi malang tersebut dapat diselamatkan setelah dibawa ke bidan desa terdekat. Informasi dihimpun menyebutkan, penemuan itu berawal dari seorang warga bernama Edi Selamat (27) warga Jalan Intan, RT 03 Banjar Dinas/Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak hendak mencari kucingnya yang hilang. Saat melintas di kebun kosong milik Sarifudin berjarak 20  meter dari rumahnya, lamat-lamat mendengar tangisan bayi. Setelah dicari ternyata sumber suara tangisan itu berasal dari sebuah tas kresek warna hitam dalam keadaan terikat. Karena takut, Selamat memanggil Marsyah (39) pemilik rumah yang bersebelahan dengan TKP. Dengan menggunakan penerangan senter dari hp, keduanya lantas menyobek bungkusan tas kresek warna hitam itu dan menemukan bayi mungil dalam kondisi mengenaskan. Tak memerlukan waktu lama, akhirnya bayi yang diketahui memiliki bobot 2,6 kg dan panjang 49 cm itu dibawa ke bidan Desa Celukan Bawang bernama Titin untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.Selanjutnya kedua saksi itu melaporkan temuan bayi ke Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang.  Dari keterangan aparat Desa Celukan Bawang, pascaditemukan bayi tersebut warga sekitar TKP terutama perempuan dikumpulkan untuk dimintai keterangan sekaligus dilakukan pemeriksaan. Polisi dan aparat desa dibantu bidan desa memeriksa satu per satu ibu-ibu maupun perempuan yang tinggal di seputaran jalan Intan, Desa Celukan Bawang. ”Akhirnya ditemukan perempuan yang masih belia terindikasi baru melahirkan setelah diperiksa oleh bidan.Wajahnya pucat dan mengaku baru saja melahirkan dan dia juga mengaku telah membuang bayinya,” ungkap salah seorang staf Desa Celukan Bawang, Minggu (20/1). Setelah diselidiki,ternyata perempuan tersebut  berusia 17 tahun, seorang pelajar di sebuah SMK di seputaran Gerokgak. Dikonfirmasi temuan itu, Kapolsek Pelabuhan Kawasan Laut Celukan Bawang, AKP. Gusti Putu Arnata membenarkan temuan itu. Menurutnya, kondisi bayi saat ditemukan cukup sehat namun tubuhnya membiru  akibat kedinginan. ”Setelah mendapat perawatan intensif dari bidan desa, akhirnya kondisi bayi kembali normal. Dan hingga kini masih mendapat perawatan di Puskesmas I Gerokgak,” jelasnya, Minggu (20/1).  Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku berinisial WAM ini mengakui perbuatannya. ”Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Saat ini kami masih lakukan penanganan sesuai mekanisme diversi karena pelaku masih di bawah umur. Kasusnya kami akan limpahkan ke PPA Polres Buleleng untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya. Sementara itu, belum didapat keterangan siapa laki-laki yang telah menghamili pelaku. Polisi masih terus menggali keterangan dari pelaku untuk menuntaskan kasus yang membuat geger warga Desa Celukan Bawang dan sekiyarnya itu.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.