Diposting : 22 May 2020 17:37
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune / Juru Bicara Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
balitribune.co.id | Denpasar - Kota Denpasar kembali menambah jumlah kasus positif covid-19 baru melalui transmisi lokal. Bahkan Per hari Jumat  (22/5) di ibukota provinsi Bali ini terjadi dua kasus transmisi lokal di dua wilayah berbeda. Satu kasus transmisi lokal di wilayah Desa Dangin Puri Klod menimpa seorang pegawai salah satu BUMN di Denpasar, dan satunya lagi ternyata kembali menimpa seorang dokter  yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Denpasar  dan berdomisili di Desa Padangsambian Kelod. 
 
Dengan tambahan dua kasus transmisi lokal ini, artinya  Denpasar selama empat hari berturut-turut terjadi kasus transmisi lokal. Di mana sebelumnya yang terpapar, yakni seorang perempuan (49) yang merupakan Staf Administrasi Lab Micro Biologi RSUP Sanglah, Selasa (19/5). Kemudian pada hari Rabu (20/5), giliran anaknya yang terpapar virus corona. Kasus transmisi lokal juga terjadi pada Kamis (21/5) menimpa seorang perempuan di Desa Dauh Puri Klod Denpasar yang merupakan seorang dokter yang bertugas di RSUP Sanglah Denpasar. 
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat konfirmasi membenarkan informasi adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 2 orang dan kasus ini dilihat dari penularannya merupakan kasus transmisi lokal.  "Benar, baru saja kami mendapatkan laporan dari tim surveilence bahwa ada penambahan kasus positif Covid-19 warga yang berdomisili di Desa Dangin Puri Klod dan Desa Padangsambian  Kelod,  jumlah OTG ikut bertambah 6 orang per hari ini,” terangnya.
 
Dikatakan, satu kasus transmisi lokal di wilayah Desa Dangin Puri Klod menimpa seorang pegawai salah satu BUMN di Denpasar, dan satunya lagi merupakan seorang dokter  yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Denpasar  dan berdomisili di Desa Padangsambian Kelod. Tidak disebutkan lebih lanjut, di BUMN mana dan rumah sakit swasta mana dua orang tersebut bekerja. 
 
Dikatakan, dengan tambahan kasus ini menjadi catatan mengingat selama empat hari belakangan ini proses penularannya merupakan transmisi lokal. Melihat perkembangan kasus  ini Dewa Rai tetap mengingatkan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan trend meningkat selama empat hari terakhir. 
 
Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan. "Dengan masih adanya orang yang berstatus  OTG, ODP dan PDP  masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan," ujar Dewa Rai. 
 
Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus  akumulatif covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 75 kasus positif. Rincianya adalah 54 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 19 orang masih dalam perawatan.
 
Sampai saat ini hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara akumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 441 kasus, namun 124 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 317 OTG. 
 
Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 303 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 241, sehingga masih tersisa 62 ODP. 
 
Sementara  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 55 kasus, namun 21 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 34 staus PDP.