Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lagi, Lahan Senderan SDN 6 Ubung Longsor

LONGSOR – Tokoh masyarakat yang juga mantan Perbekel Ubung Kaja, I Wayan Mirta menunjukkan ambrol dan longsornya senderan sebagian lahan SDN 6 Ubung, Denpasar Utara, Jumat (18/1).

 BALI TRIBUNE - Untuk kesekian kalinya, lahan senderan di SDN 6 Ubung, Denpasar Utara seluas 20 meter persegi mengalami longsor sehingga mengganggu aliran sungai di sebelah selatan Bendungan Merta Gangga Tukad Badung, anak Tukad Ayung. ”Kejadian ini merupakan yang kelima kalinya sejak tahun 2014. Namun yang paling parah terjadi pada tahun 2017, sehingga dampak longsoran sebagian lahan SDN 6 Ubung ini sampai menggerus sebagian area kamar mandi yang ada di sebelah utara gedung sekolah tersebut,” ujar I Wayan Mirta, ST., tokoh masyarakat Ubung Kaja, didampingi beberapa warga setempat, Jumat (18/1). Mirta yang juga mantan perbekel Ubung Kaja itu menyampaikan, pihaknya sudah berulang kali melaporkan perihal longsornya sebagian lahan SDN 6 Ubung tersebut. Bahkan, laporan serupa juga disampaikan ke Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinasi Bali serta Kementerian PUPR. Beberapa utusan pun sempat meninjau lokasi tersebut dan melakukan pengeboran serta pengujian kuntur tanah. Bahkan, Wakil Gubernur (Wagub) Bali kala masih dijabat Ketut Sudikerta juga sempat meninjau lokasi tersebut pada tahun 2017 silam. Pada tahun 2018, kata Mirta, laporan tersebut telah disetujui terkait pembangunan senderan dan tahapannya hingga Detail Engineering Design (DED) dengan nilai mencapai Rp4,2 miliar. Namun sayangnya, hingga kini hal itu belum terealisasi. “Selain menimbulkan kekhawatiran bagi para guru, siswa serta orang tua murid, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama, untuk sementara waktu pihak SDN 6 Ubung mengosongkan gedung dengan kapasitas tiga kelas dari kegiatan belajar mengajar,” ujar caleg Partai Golkar, dapil Denpasar Utara nomor 5 ini. Mirta berharap, pemerintah melalui satuan kerja (Satker) Balai WilayahSungai Bali-Penida segera merealisasikan pembangunan sederan tersebut. ”Kami sangat berharap ambrolnya lahan SDN 6 Ubung ini menjadi prioritas, karena bersifat urgen dan jangan sampai setelah ada korban, kita baru ngeh dan turun tangan serta mulai panik,” harap Mirta. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (PSD) Disdikpora Kota Denpasar, Drs I Made Merta, MSi., didampingi Pengawas SD Denpasar Utara, Made Arjana, juga mendesak pemerintah untuk segera menangani hal ini. “Kami minta proses rehab pembangunan senderan ini bisa secepatnya digarap, agar jangan sampai terjadi bencana yang menimpa anak-anak,” katanya.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.