Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lagi, Tiga Bule Bulgaria Pelaku Skimming Dibekuk

Bali Tribune/Ketiga pelaku dan barang bukti mobil bernomor polisi DK 1842 EZ.

Balitribune.co.id | Denpasar - Lagi - lagi Warga Negara (WN) Bulgaria ditangkap karena kasus skimming. Yang terbaru, tiga bule Bulgaria dibekuk anggota Dit Reskrimum Polda Bali di areal Parkir Minimart Nirmala Pecatu Kuta Selatan, Rabu (10/4) pukul 02.30 Wita. Mereka adalah Kaloyan Kirilov Spasov (38), Nikolay Valentino Dinev (39) dan Lyubomir Todorov Bogdanov (33).

Selain meringkus ketiga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti satu unit mobil bernomor polisi DK 1842 EZ, satu buah router, satu buah panel camera (hidencam), satu buah mall disainplat hidencam. Berikutnya, tiga buah laptop, dua buah dompet warna hitam, dua buah handphone, satu buah topi warna hitam, satu buah kaos oblong warna hitam, satu buah kalung tali warna hitam dan uang tunai Rp 2 juta. Penangkapan ketiga tersangka ini berkat laporan korban, I Made Sukamarajaya dengan nomor Laporan Polisi Nomor: LP-A/161/IV/2019/Bali/SPKT, tanggal 10 April 2019. 

Setelah menerima laporan dari korban, anggota Dit Reskrimum Polda Bali melakukan survailence melihat sebuah mobil yang parkir di area Minimart Nirmala Pecatu yang mana di area tersebut terdapat ATM Mandiri, ATM BNI dan BRI. Saat itu diketahui ada seseorang pelaku melakukan transaksi di dalam mesin ATM BNI, sementara dua orang berada di dalam mobil. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang tersebut dan diketahui orang tersebut merupakan warga negara Bulgaria dan memiliki kemiripan dengan ciri pelaku yang melakukan pemasangan hiden Camera di ATM Mandiri id SIAW175X tersebut.

"Sehingga ketiganya langsung diamankan beserta sejumlah barang bukti yang ada di dalam mobil itu," ungkap seorang sumber Bali Tribune di lingkungan Polda Bali kemarin sore. 

Selanjutnya petugas melakukan pengembagan dengan mengecek ke tempat tinggal para pelaku di villa Umah Bintang di Jalan Lalang Ambu Cenggiling, Jimbaran dan di Hotel Otube Desa Pecatu, Kuta Selatan. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolda Bali guna proses penyidikan lebih lanjut. Ketiga pelaku merupakan sindikat Transnational Crime yang diduga telah melakukan tindak pidana skimming (rekam data nasabah bank dan nomor PIN nasabah bank) dengan cara pelaku memasang perangkat router dan panel camera (hidencam).

"Modus operandinya, para pelaku memasang kamera (hidencam) dan alat scamming untuk mengetahui nomor PIN dan data nasabah yang melakukan transaksi perbankan di ATM. Mereka dijerat dengan Undang - undang ITE pasal 46 jo pasal 30 jo pasal 55 KUHP," terangnya.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penangkapan pelaku skimming berkebangsaan Bulgaria itu. Namun ia berjanji akan membeberkan kepada awak media besok. "Besok sekalian kita gelar dengan hasil Operasi Sikat Agung," ujarnya. 

wartawan
Ray
Category

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Buka Puasa Bersama Warga Muslim di Kampung Gelgel

balitribune.co.id I Semarapura - Guna menjaga tradisi toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung, I Made Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri undangan Buka Puasa Bersama masyarakat Muslim di Masjid Nurul Huda Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penipuan Berkedok Migrasi Data Pajak Marak, DJP Minta Wajib Pajak Waspada

balitribune.co.id | Jakarta - Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Peringatan ini disampaikan seiring maraknya upaya penipuan di tengah gencarnya program aktivasi akun Coretax DJP bagi seluruh wajib pajak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.