Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lahan Eks Depdibud Dilirik untuk Pasar Tenten

Bali Tribune/ EKS DEPDIKBUD - Kondisi bangunan eks Depdikbud, yang berada di Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Bekas Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) Bangli yang berlamat di Lingkungan Banjar Pande, Kelurahan Cempaga Bangli sudah sejak lama tidak dimanfaatkan. Karena  tidak lagi dimanfaatkan, Krama Adat Banjar Pande  berkeinginan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 4 are itu untuk pasar tenten. 
 
Hal tersebut diungkapkan Kelian Adat Banjar Pande, I Wayan Nyepek, Senin (22/4). Menurut  I Wayan  Nyepek, pasca tidak lagi difungsikan sebagai kantor Depdikbud  atau sekarang  disebut  Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora)  sempat dimanfaatkan Kantor Legiun Veteran dan terakhir dimanfaatkan untuk sekolah Pendidikan Usia  Dini (PAUD). “Karena tidak mendapatkan siswa, akhirnya PAUD tutup,” ungkap  pria yang juga Bendesa Adat Cempaga ini.
 
Lanjut I Wayan Nyepek, kondisi bangunan kantor memang telah rusak parah, ditambah lagi setelah tidak dimanfaatkan untuk PAUD, kantor  eks  Depdikbud  terlihat  kumuh. “Selaku wakil dari krama, kami  sejatinya  memilki keinginan untuk bisa memanfaatkan lahan tersebut,” ujar I Wayan Nyepek seraya menambahkan renacanya lahan tersebut akan kami manfaatkan untuk pasar tenten.
 
Kata I  Wayan Nyepek, untuk pasar tenten saat ini memanfaatkan banguan bale banjar Pande. Apabila ada kegiatan adat seperti pelaksanaan ngaben masal praktis pedagang harus dipindahkan. Tentu seandainya lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pedagang  praktis tidak lagi menggagu kegiatan adat. “Kami berharap pemerintah bisa mengibahkan  asset  tersebut  ke adat banjar Pande,” jelasnya.
 
Terpisah, Kasubag Perencanaan, Keuangan, Barrang Milik Daerah, Disdikpora Bangli, I Made Widana mengatakan lahan eks Kantor Depdikbud tersebut merupakan asset pemerintah daerah. Setelah pindah, banguan tersebut sempat dimanfaatkan untuk kantor Legiun Veteran.  Karena kondisi  banguan rusak parah  pihak Legiun Vetran  tidak lagi ngantor disana. “Sejatinya  tahun  2018 sempat dianggarkan untuk perehaban ,namun  rencana tersebut batal,” ungkap  I Made Widana.
 
Lantas disinggung ada keinginan  Banjar Adat Pande  memanfaatkan  lahan tersebut, kata I Made Widana tentu harus melalui proses  pengusulan dari  pemohon yang ditujukan kepada bupati selaku pengelola asset. Sementara dinas selaku pengguna asset tentu akan melakukan kajian, hasil kajian tersebut nantinya akan diserahkan ke bupati. “kebijakan ada di tangan bupati selaku  pengelola asset,” jelas  I Made Widana. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.