Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lalulintas Terendat Lantaran Banjir Sumbatan Sampah

TERSENDAT - Banjir Setinggi 40 Cm, lalulintas di Jalan Raya Blahbatuh tersendat.

BALI TRIBUNE - Entah apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Banjar Laud, Desa/Kecamatan Blahbatuh, saban hujan banjir luapan akibat tumpukan sampah kirim selalu terjadi. Selasa (7/8), tumpukan sampah yang didominasi sampah plastik, kembali menyumpat gorong-gorong hingga menimbulkan banjir luapan di Jalan Raya Blahbatuh. Arus lalulintas di jalur padat antar kabupaten itu menjadi tersendat lantaran genangan air mencapai 40 cm. Dari pantaun BALI TRIBUNE - , air luapan tidak hanya menggenangi halaman Puskesmas, namun juga meluber ke badan jalan berikut sampah plastik yang mengambang. Genangan yang mencapai ketinggian 40 cm, membuat arus  lalulintas tersendat. Demikian pula pejalan kaki yang hendak ke pasar, kesulitan hingga memilih putar balik. “Padahal hujannya tidak terlalu lebat. Ini karena sampah kiriman terlalu banyak hingga menyumbat gorong-gorong yang melintangi bawah  jalan,” ungkap I  WayanWunarta, warga Blahbatuh. Mengatasi kondisi itu, lagi-lagi Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar yang menjadi tumpuannya. Menghindari kemacetan lebih parah, terlebi hari itu ada pelebon di Puri Ageng Blahbatuh, petugas langsung bergerak menguras air di jalan raya menggunakan mesin. Lanjut membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air sungai. Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Oka Digjaya mengatakan, terkait sampah yang menggangug arus lalulintas di Jalan Raya Banjar Laut, Blahbatuh, pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 07.00 Wita, langsung mengerahkan anggota TRC, serta sebuah armada menyedot air. Lantaran keterbatasan alat, proses pembersihan jalan memakan waktu hingga tiga jam. “Kami turunkan petugas ke lokasi sekitar pukul 07:00 Wita sekitar, hingga pukul 10.00 Wita, kondisi lalu lintas kembali normal. Kami meminta maaf, karena prosesnya butuh waktu lama, karena keterbatasan armada,” ujarnya. Menurut Digjaya, kondisi seperti ini akan terus terjadi, jika masyarakat masih sungai membuang sampah ke sungai maupun drainase. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat menyadarai dampak lingkungan jika pembuangan sampah  masih dilakukan secara liar. Terlebih  dibuang ke sungai maupun saluran irigasi.  

wartawan
redaksi
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.