Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lama Tak Beroperasi, Kadiskes Sebut 2 RS Baru di Badung Masih Proses Akreditasi

Bali Tribune / saat peresmian RSUD Suwiti di Plaga

balitribune.co.id | MangupuraDua rumah sakit (RS) baru di Badung utara hingga kini belum beroperasi. Pascalaunching tahun lalu, kedua rumah sakit itu, yakni RSUD Suwiti di Plaga dan RSUD Giri Asing di Abiansemal masih kosong. Pemkab Badung berdalih kedua RS ini belum bisa beroperasi lantaran masih persiapan.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran pembangunan kedua rumah sakit ini cukup besar. Yakni, belanja modal bangunan kesehatan-DED RSUD Suwiti sebesar Rp 33 miliar lebih  dan untuk belanja modal bangunan kesehatan  RSUD Giri Asih sebesar Rp 5,7 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Badung dr Padma Puspita yang dikonfirmasi, Senin (28/10), menyatakan bahwa butuh proses panjang untuk memulai sebuah rumah sakit bisa beroperasi. “Dua rumah sakit ini masih dalam proses,” ujarnya.

Pihaknya membantah kedua rumah sakit ini belum beroperasi semata-mata karena terkendala anggaran. Menurut dia banyak hal yang harus dipersiapkan agar rumah sakit ini bisa memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Bukanlah kendala (anggaran), tapi karena proses untuk mengoperasionalkan sebuah rumah sakit butuh proses panjang,” kata dr. Padma.

Saat ini, lanjut dia, Pemkab Badung sudah pembukaan CPNS untuk mengisi SDM di rumah sakit tersebut. “Artinya ini tidak ada masalah, saat ini bahkan ada perluasan lagi untuk Rumah sakit Suwiti,” katanya.

Pun begitu, dr. Padma tak menampik masih butuh waktu agar kedua rumah sakit bisa beroperasi maksimal. “Kita masih butuh akreditasi, pembangunan rumah sakit bukan seperti membangun sebuah perkantoran. Sudah selesai di bangun langsung digunakan, tidak seperti itu. Rumah sakit ini adalah penggunaan untuk BPJS, jadi ada proses akreditasi dulu, ada pendaftaraan di Kementerian Kesehatan  serta ada kelengkapan lainnya. SDM-nya juga masih kita perekrutan,” terangnya.

Ia tetap optimis tahun 2025 RSUD Suwiti dan RSUD Giri Asih akan beroperasi. “Mudah-mudahan tahun 2025 sudah bisa beroperasi meski akreditasinya belum utama. kita lakukan pelayanan minim dulu,” pungkasnya. 

wartawan
ANA
Category

RSUD Tabanan Beri Penjelasan Terkait Rujukan Pasien Patah Tulang ke RSUP Ngoerah

balitribune.co.id | Tabanan - Manajemen RSUD Tabanan memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang pasien perempuan berinisial Ni Made N, (62) yang dirujuk ke rumah sakit lain setelah sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Selengkapnya icon click

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.