Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Langganan Banjir, 4 Sekolah Bakal Ditinggikan

BANJIR - Sekretaris Daerah Kota Denpasar A.A Ngurah Rai Iswara meninjau salah satu sekolah di Denpasar yang terendam banjir baru-baru ini.

BALI TRIBUNE - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mulai merancang meninggikan kembali posisi 4 sekolah dasar (SD) di Denpasar yang menjadi langganan banjir. Selama ini, posisi sekolah tersebut terlalu rendah yang menyebabkan air selalu menggenangi pada halaman sekolah bahkan masuk ke ruang kelas setiap kali hujan deras melanda Denpasar.  Plt Kabid SD Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama mengatakan keempat SD tersebut yakni SDN 33 Dauh Puri, SDN 21 Dauh Puri, SDN 8 Pemecutan, SDN 11 Peguyangan. Keempat SD tersebut juga lokasinya berdekatan dengan sungai. Jika sungai meluap sekolah-sekolah tersebut juga dipastikan akan terendam karena pembuangan saluran irigasi sungai tersebut bermuara di sungai yang paling dekat dengan sekolah tersebut. "Posisi keempat SD tersebut terlalu rendah dari jalan raya. Sehingga setiap kali hujan turun, sekolah-sekolah itu terendam bahkan hingga selutut orang dewasa. Selain posisi terlalu rendah, sekolah-sekolah itu juga berada dekat dengan sungai," ujar Wiratama, Selasa (11/12).   Dikatakan,  saat sungai meluap, drainase sekolah tersebut akan terhambat karena tinggi air sungai lebih tinggi dari drainase. Hal itu menjadi dasar pihaknya melakukan peninggian kembali keempat sekolah tersebut. Wiratama mengungkapkan, rencana peninggian posisi sekolah bukan hanya pada halamannya saja, namun juga seluruh gedung dan ruang sekolah karena posisinya sama-sama berada dibawah posisi jalan dengan cara dilakukan pembangunan kembali.  Wiratama mengaku saat ini pihaknya sudah mulai melakukan pendataan dan estimasi biaya yang harus digunakan untuk diajukan. Dengan estimasi itu pihaknya berharap paling lambat pengerjaan keempat sekolah tersebut sudah dimulai di tahun 2020 mendatang karena merupakan sekolah prioritas saat ini. "Itu kan sekolahnya terlalu rendah posisinya. Jadi semuanya harus kita tinggikan termasuk gedungnya. Karena anggaran 2019 sudah tidak bisa, jadi paling lambat tahun 2020 bisa kita kerjakan," jelasnya.  Kata Wiratama, untuk melakukan peninggian dan pembangunan kembali sekolah tersebut setidaknya anggaran yang dibutuhkan satu sekolah berkisaran Rp2,7 miliar hingga Rp 3 miliar. "Tapi besaran itu sesuai dengan banyak ruang dan gedung yang dimiliki sekolah. Kan beda-beda itu kebutuhannya. Kami sesuaikan nanti dengan hasil pendataan yang sedang kami lakukan," terangnya. 

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.