Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Langkah Kongkrit Entaskan Kemiskinan Ekstrim, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Kembali Turun ke Tengah Masyarakat

Bali Tribune / KEMISKINAN - Wakil Bupati Karangasem saat melakukan kegiatan turun langsung ke masyarakat yang terdata kemiskinan ekstrim

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem bersama Wakil Bupati kembali turun langsung ke sejumlah desa di beberapa kecamatan di Karangasem, guna mengetahui dari dekat kondisi masyarakatnya yang dalam data statistik masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.

Bupati Karangasem, I Gede Dana kepada awak media, Senin (30/10) menyampaikan, kegiatan turun langsung ke masyarakat ini sangat penting untuk menentukan langkah kongkrit dan hal-hal yang dibutuhkan dalam upaya pengentasan kemiskinan, apalagi yang oleh data pusat dinyatakan masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.

“Sangat penting untuk turun langsung ke tengah masyarakat! Jadi kami tidak hanya menerima data saja, tapi harus mengetahui dari dekat kondisi masyarakat kami. Apa yang menyebabkan warga kami dalam data itu menjadi miskin, apakah karena kondisi geografis, atau karena infrastruktur ataukah pendidikan dan atau mungkin karena kondisi kesehatan. Ini yang harus kami tau,” tegas Gede Dana.

Penelusuran ini dilakukan sekaligus untuk mendata kondisi sosial ekonomi, tofografi dan potensi-potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan untuk memajukan wilayah bersangkutan. “Tentunya dengan perencanaan dan program yang tepat!” lugas Bupati. Dalam visi misi dan program kerja Dana-Dipa yang tertuang dalam Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabuaten Karangasem, Pemkab Karangasem telah merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengentasan kemiskinan.

Namun demikian data akurat termasuk kondisi sosial ekonomi tofografi dan kondisi geografis di satau wilayah  desa maupun dusun sangat penting dan dibutuhkan. “Jika sudah mengetahui langsung kondisi warga kami termasuk kondisi di wilayah tempat tinggalnya, akan memudahkan langkah pengentasan kemiskinan wargha di wilayah tersebut,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa yang pada Senin pagi turun bersama dinas Sosial, Bapelitbangda, serta petugas PKH, menemukan dari lima warga yang dikunjungi, rata-rata mereka berpenghasilan lebih dari Rp 300 ribu, serta sudah menerim bantuan pemerintah. Sehingga yang bersangkutan tidak dikatagorikan sebagai warga dengan kemiskinan ekstrem. "Inilah kenapa harus dilakukan validasi kembali,benar tidak mereka tidak berpenghasilan dibawah Rp 300 ribu perbulan," ujar wakil Bupati, I Wayan Artha Dipa.

Data diawal yang diberikan oleh pemerintah pusat, tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten sejumlah 6.339. Setelah itu,pihaknya bersama jajaran terkait lainya melakukan validasi dengan melibatkan sejumlah tim diantaranya, Petugas PKH (Pendamping Keluarga Harapan),Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dinas Sosial Kabupaten Karangasem, Bapelitbanda, sehingga terjadi pengurangan tingkat kemiskinan ektrem dengan mempergunakan indicator yang telah ditentukan pemerintah pusat. “Hasil Validasi itu, tingkat kemiskinan ekstrem di Karangasem sangat jauh menurun, dari data awal 6.339 KK setelah di validasi menjadi 73 KK,” ujarnya lagi.

wartawan
AGS
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.