Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Langkah Nyata Sutjidra–Supriatna Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan di Usia ke-422 Singaraja

buleleng
Bali Tribune / Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna terus memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Momentum usia ke-422 Kota Singaraja menjadi refleksi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata, terjangkau, adil, dan berkualitas bagi masyarakat.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penanganan persoalan literasi. Awal menjabat sebagai pemimpin di Buleleng, Sutjidra-Supriatna dihadapkan dengan masih banyaknya siswa yang kurang mampu dalam membaca, menulis, dan berhitung. Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatma memimpin langsung asesmen kepada siswa SMP dengan menggunakan metode tes intelegensi (IQ). Hasil asesmen menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan, salah satunya menginstruksikan Disdikpora bersinergi dengan Perguruan Tinggi pendidikan memberi rekomendasi penanganan bagi tiap-tiap siswa. Bupati Sutjidra menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penanganan persoalan mendasar yang dihadapi peserta didik. 

“Pemerintah hadir memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas, termasuk melalui intervensi pada persoalan literasi sebagai fondasi utama proses belajar,” ujarnya.

Dalam rangka menjamin akses pendidikan yang setara, Pemkab Buleleng juga menyalurkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis kepada 5.193 siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas pada jenjang TK, SD, dan SMP. Program ini bertujuan mengurangi hambatan ekonomi serta memastikan setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.

“Komitmen kami adalah memastikan tidak ada anak di Buleleng yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah akan terus menghadirkan kebijakan yang inklusif dan berkeadilan,” tegas Bupati Sutjidra.

Di sisi sarana dan prasarana, revitalisasi sekolah terus dilakukan secara berkelanjutan. Selama satu tahun, sebanyak 59 sekolah telah direvitalisasi, terdiri dari 8 PAUD dan PNF, 37 SD, serta 14 SMP. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan representatif. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menambahkan bahwa penguatan sarana pendidikan menjadi faktor penting dalam menunjang kualitas pembelajaran.

“Peningkatan kualitas pendidikan harus didukung dengan sarana prasarana yang memadai serta ruang belajar yang nyaman agar proses pendidikan berjalan optimal,” jelasnya.

Dari sisi anggaran, Pemkab Buleleng mengalokasikan Rp184,94 miliar untuk sektor pendidikan pada tahun 2025 dengan realisasi mencapai Rp178,92 miliar atau 96,75 persen. Capaian kinerja program pendidikan tercatat sebesar 98,29 persen dengan kategori sangat baik.

Rangkaian program tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Buleleng dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Momentum usia ke-422 Kota Singaraja menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di Buleleng terus berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan

wartawan
KSM
Category

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.