Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lansia Berdansa di Hari Kartini 2024, Motivasi Semangat Para Wanita

Bali Tribune / BERDANSA - Puluhan wanita yang telah lanjut usia dengan penuh semangat berdansa di Hari Kartini 2024

balitribune.co.id | DenpasarBerbagai profesi ditekuni para Kartini masa kini dengan kemampuan yang dimilikinya. Tidak hanya meningkatkan perekonomian keluarga, para Kartini di masa sekarang ini juga sudah mulai berani berbicara menyampaikan pendapat di depan umum. Demikian disampaikan Ni Ketut Mira Andayani yang merupakan salah seorang pengusaha kuliner Warung Mira Baliku di Renon, Denpasar saat Kartini Berdansa di Hari Kartini, Minggu (21/4). 

Ia yang juga sebagai Ketua Aliansi Masyarakat Pembela NKRI Semeton Bali mengatakan, banyak para Kartini sudah mulai bergabung di asosiasi bahkan menjalankan hobi masing-masing. Kartini zaman sekarang, di tengah-tengah kesibukannya sebagai ibu rumahtangga juga turut berkarier sesuai bidang keahliannya. 

Pada peringatan Hari Kartini 21 April 2024 pihaknya bersama Ikatan Langkah Dansa Indonesia mengajak puluhan para lanjut usia untuk berdansa mengenakan kebaya dengan gaya rambut disanggul. Puluhan lansia tersebut tampak penuh semangat berdansa untuk memperingati Hari Kartini tahun ini. 

"Di Hari Kartini ini, kami mengajak puluhan lansia untuk berdansa dengan tujuan menambah semangat dan memotivasi di hari spesial ini. Merayakan dan menyambut Hari Kartini tahun ini dengan berdansa happy-happy. Kita hebohkan Hari Kartini di Bali dengan berdansa," katanya yang disambut antusias puluhan lansia.

Kegiatan di Hari Kartini tersebut juga mengajak untuk mengapresiasi para pahlawan, sehingga para wanita Bali dan Indonesia berani berbicara mengungkapkan pendapatnya. "Kami bersama oma-oma (nenek) cantik usia hingga 80an keatas walaupun sudah berumur tapi masih memiliki semangat. Tujuan mengumpulkan ibu-ibu berdansa dengan penuh semangat menyambut Hari Kartini dan menginspirasi wanita tidak mengenal usia tetap semangat jalankan hobi, misalnya hobi dansa dan lainnya," imbuh Mira.

wartawan
YUE
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.