Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lansia Diatas 60 Tahun Diminta Tidak Keluar, Rumah Warga Isolasi Dipasangi Tanda

Bali Tribune / TANDA - Petugas mulai memasang tanda larangan bertamu di rumah warga yang tengah menjalani isolasi desa.
balitribune.co.id | NegaraMeningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid-19 belakangan ini menjadi perhatian serius. Adanya kebijakan dan intruksi pemerintah terkait penanganan covid-19 ditindaklanjuti di daerah. Selain pengawasan isolasi terhadap warga terkonfirmasi covid-19 yang diintensifkan, lansia diatas 60 tahun juga mendapatkan atensi.
 
Belakangan ini kasus terkonfirmasi positif covid-19 semakin mengalami peningkatan. Bahkan angka kasus terkonfirmasi positif covid-19 setiap harinya terjadi peningkatan signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun Senin (7/2), di Jembrana terjadi penambahan kasus covid-19 mencapai 66 kasus baru, dengan total kasus terkonfirmasi covid-19 sudah mencapai 6.577 kasus dan 220 diantaranya meninggal dunia. Kondisi ini menyebabkan sejumlah tempat perawatan warga yang terkonfirmasi positif covid-19 juga kini sudah kembali terisi.
 
Ruang isolasi RSU Negara kini menampung 19 pasien terkonfirmasi covid-19, RS Balimed 5 orang dan RS Bunda 4 orang sehingga total ada 28 orang yang dirawat di rumah sakit. Begitupula isolasi terpusat kini semakin bertambah. Dari total kapasitas 30 orang di Hotel Hapel Negara kini terisi 24 orang, Hotel Galuh Pekutatan terisi penuh 14 orang, Puskesmas Melaya II dari kapasitas 10 orang kini terisi 5 orang, Puskesmas Negara II dari kapasitas 10 orang terisi 8 orang, Puskesmas Mendoyo I dari kapasitas 9 orang kini sudah terisi 4 orang.
 
Puskesmas Pekutatan I yang memiliki kapasitas 11 orang terisi 6 orang. Selain itu isolasi di tingkat desa juga mengalami peningkatan. Di Kecamatan Melaya dengan kapasitas 35 orang terdapat 43 orang yang isolasi, di Kecamatan Negara dari kapasitas 70 orang terdapat 46 orang yang isolasi, di Kecamatan Jembrana dari kapasitas 38 orang terdapat 57 orang, di Kecamatan Mendoyo dari kapasitas 29 orang tedapat 64 orang dan di Kecamatan Pekutatan dari kapasitas 40 orang terdapat 22 orang. Sehingga ada 321 orang yang menjalani isolasi desa.
 
Intruksi dan kebijakan pemerintah pusat dalam penanganan covid-19 kini ditindaklanjuti oleh aparat terkait. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana memerintahkan jajarannya terutama Bhabinkamtibmas untuk sering terjun ke lapangan. Sebagai personil yang paling dekat dengan masyarakat di desanya masing-masing, para Bhabinkamtibmas diinturksikan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang situasi saat ini terkait covid 19. Intruksi ini ditindaklanjuti dengan turun langsung mendatangi rumah-rumah warga lansia.
 
Sesuai kebijakan pemerintah, akhir akhir ini pandemi covid-19 mulai terjadi peningkatan. Warga khususnya lansia diminta tetap disiplin dalam menerapkan protocol kesehatan. Bahkan warga diatas 60 tahun dalam 1 sampai 2 minggu ke depan diminta agar tidak keluar rumah, “upaya ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid 19 varian omicrom yang penyebarannya sangat cepat,” ujar Kapolsek Negara, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra. Selain itu, pengawasan terhadap warga yang tengah menjalani isolasi di desa diperketat.
 
Dengan bnyaknya warga yang tengah melaksanakan isolasi di desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa bergerak memasang peringatan berupa tulisan tidak menerima tamu di rumah warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang melakukan isolasi Mandiri, "Pemasangan tulisan Tidak Menerima Tamu ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat lainnya bahwa ada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri sampai batas tanggal yang sudah ditentukan oleh petugas kesehatan," ujar Bhabinkamtibmas BB Agung, Aiptu I Putu Budi Arnaya.
 
"Ada beberapa rumah warga kami pasangi tulisan bersama Babinsa. Selain memasang tulisan Tidak Menerima Tamu, kami juga tetap memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada warga yang isolasi, termasuk warga sekitar untuk ikut berempati," imbuhnya. Sementara itu Kapolsek Negara Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, S.Sos.,S.H, M.AP mengatakan adanya tulisan Tidak Menerima Tamu tersebut juga bisa memberikan tanda kepada warga sekitar, serta diharapkan dapat bergotong royong bersama, membantu satu sama lainnya baik itu makanan maupun kebutuhan lainnya untuk warga yang sedang isolasi mandiri.
 
wartawan
PAM
Category

Wujud Transparansi, Kelurahan Penarukan Mulai Lakukan Penempelan Stiker di Rumah Penerima Bantuan Pemerintah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng secara simbolis memulai penempelan stiker di rumah penerima bantuan pemerintah di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Modus Catut Nama Kapolres Buleleng, Sasar Anggota DPRD

balitribune.co.id | Singaraja - Kasus dugaan penipuan dengan mencatut nama dan foto Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyasar sejumlah anggota DPRD Buleleng. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dan menghubungi para anggota dewan untuk meminta sejumlah uang.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor yang mengatasnamakan Kapolres tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pelajar di Daerah Bisa Naik Kelas Lewat TEFA Astra Honda

balitribune.co.id | Pekanbaru – Ratusan pelajar area rural provinsi Riau siap terjun ke dunia kerja berkat pengasahan keterampilan di Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Mandau yang diresmikan PT Astra Honda Motor (AHM) dan Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Riau, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ride to Telomoyo Bikers dan Srikandi R25 Bali Jelajah Negeri di Atas Awan

balitribune.co.id | Denpasar - Rindu akan petualangan panjang dan kebersamaan di atas aspal, Komunitas Motor Yamaha R25 Club Bali mengadakan touring jauh menuju Gunung Telomoyo. Tempat wisata alam terkenal dengan pemandangan bak negeri di atas awan berlokasi wilayah perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Pesta Miras Perantau NTT Berujung Maut : Satu Tewas, Satu Kritis

balitribune.co.id I Denpasar - Pesta minuman keras (miras) kelompok perantau asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di dua lokasi berbeda di Bali berujung maut, Rabu (20/5/2026) malam. Akibat insiden tersebut, seorang pemuda tewas ditikam di Badung, sementara satu korban lainnya kritis di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.