Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Latihan Digeser ke Dipta

Bali United
Skuat asing Bali United siap meladeni Persela, Sabtu malam mendatang.

Denpasar, Bali Tribune

Kian dekatnya jadwal bentrok melawan Persela Lamongan, mulai Rabu (8/6) tempat latihan Bali United dipindah ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, dari sebelumnya di Lapangan Tri Sakti Legian. Tak hanya tempat, waktunya pun berubah dari pukul 16.30 Wita menjadi pukul 21.00 wita.

Laga kandang Serdadu Tridatu kontra Persela bakal dihelat Sabtu (11/6), pukul 22.00 Wita di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar. Bagi manager coach Bali United Indra Sjafri, dipindahnya tempat dan waktu berlatih punggawanya, agar mereka tidak kesulitan beradaptasi.

“Kami lakukan ini untuk beradaptasi dengan perubahan jadwal ISC selama bulan puasa. Selain itu, berlatih di Stadion Dipta juga sebagai simulasi pertandingan dan juga untuk menambal berbagai kelemahan dan kekurangan yang selama ini dialami dalam lima laga ISC A 2016,” terang coach Indra.

Untuk tim Persela Lamongan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut akan tiba hari Kamis ini. Namun, waktu kedatangan dan hotel tempat menginap belum diberitahu oleh pihak Bali United. “Besok datang (hari ini, red), tapi di mana menginap dan jam berapa datang, saya belum tahu,” tutur Media Officer Bali United Ngurah Arya Wirya Dharma.

 

Kiper U-21

Sementara itu, seiring cederanya kiper Bali United Ngurah Arya Perdana, ada satu penjaga gawang belia yang dalam tiga hari terakhir ini selalu berlatih dengan Bali United senior. Dia adalah Casala Pratama. Saat ditemui Rabu (8/6), penjaga gawang berumur 21 tahun tersebut begitu gembira diikut sertakan dalam latihan bersama tim senior.

Menurutnya, ada rasa berbeda jika dibandingkan berlatih dengan Bali United U-21. “Yang saya rasakan sangat berbeda dari pola latihannya, jadwal latihan, dan lainnya. Lebih padat dan lebih kompleks,”  terangnya.

Pemuda asal Tabanan tersebut mengungkapkan awal dirinya ikut berlatih bersama tim senior. “Waktu itu coach Jarot (pelatih kiper Bali United, red) mengajak saya untuk ikut berlatih dengan pemain senior agar susunan pemainnya pas saja,” terang mantan penjaga gawang Tim Porprov Tabanan tersebut.

Dari kabar yang terdengar, Casala memang sangat diminati oleh coach Jarot agar bisa bergabung dengan Bali United senior di ISC A 2016. Namun, keinginan tersebut urung dilakukan karena kuota pemain sudah terisi.

Bukan tidak mungkin dirinya akan memperkuat Bali United di sisa kompetisi ISC A 2016 seiring dengan masih cederanya Ngurah AP dan kurang fitnya Rully Desrian pasca cedera yang dideritanya. Apalagi PT GTS Selaku operator ISC, mewajibkan masing-masing klub untuk diperkuat oleh pemain dari tim U-21. Casala harus mampu bersaing dengan dua kiper cadangan lainnya yang masih belia yaitu M. Dicky dan I Putu Pager.

“Saya berharap bisa masuk dalam tim senior. Keinginan itu ada dan saya harus berjuang untuk itu. Apalagi sekarang saya sudah tinggal di mes Bali United bersama pemain lainnya,” ungkap Casala yang juga penjaga gawang Perst Tabanan tersebut.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.