Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Launching Puspa Aman Desa Pupuan dan Buahan

Bali Tribune/ LAUNCHING - Ny. Surya Adnyani Mahayastra melaunching Puspa Aman (pusat pangan alami mandiri asri dan nyaman) Desa Pupuan,



balitribune.co.id | Gianyar - Ketua TP. PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar Dewa Ngakan Ngurah Adi, Kepala Dinas Ketahan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) I Gusti Ayu Dewi Hariani, Kepala Dinas Pertanian I Made Raka serta Camat Tegallalang Ni Wayan Trisna Handayani dan Camat Payangan I Wayan Widana secara resmi melaunching Puspa Aman (pusat pangan alami mandiri asri dan nyaman) Desa Pupuan, Tegalalang dan Puspa Aman Desa Buahan, Payangan (30/11/2021).

Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan Kabupaten Gianyar mempunyai program yang saling sinergi antara TPS3R, Puspa Aman dan Hatinya PKK, dimana Puspa Aman akan mendukung hatinya PKK, yaitu bagaimana masyarakat memanfaatkan halaman pekarangan rumahnya dengan ditanami tanaman yang bermanfaat bagi keluarga, serta semua tanaman yang ditanam diberikan pupuk organik dari TPS3R. “Sehingga betul-betul organik, tidak ada bahan kimianya,” kata Ny Surya Adnyani Mahayastra.

Sebagai contoh, Desa Pupuan sudah ditetapkan sebagai desa wisata, sehingga desa wisata tentu alam yang ada di Desa Pupuan sangat mendukung. Ditambah lagi dengan adanya puspa aman, sehingga desa wisata yang ada akan dapat dijadikan suatu distinasi wisata tour, dimana puspa aman akan menjadi pendukung paket desa wisata tersebut. Selain dijadikan pendukung destinasi desa wisata, puspa aman juga bertujuan sebagai edukasi kepada masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan, seperti cabai, terong, sayur-sayuran dan lainnya yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan aman.

Di Kabupaten Gianyar, puspa aman sudah ada di 33 desa, tentunya perkembangannya akan mengikuti apa yang terjadi di desa, seperti di Desa Pupuan akan dibuka resto, maka apa yang dihasilkan puspa aman akan dimanfaatkan di resto sehingga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Ny. Surya Adnyani Mahayastra berharap untuk desa dan TP. PKK desa agar tetap melanjutkan program-program yang sudah dilaksanakan, seperti sekarang bukan hanya saat puspa aman saja mereka hadir ditengah-tengah masyarakat tapi setiap saat. Terutama di rumah tangga karena dalam 10 program pokok PKK yang ada pada program pokja III sandang, pangan dan tata laksana rumah tangga yang merupakan program unggulan dari Aku Hatinya PKK.

Kepala Desa Pupuan I Wayan Sumatra mengatakan dirinya sangat mendukung program-program yang ada di kabupaten, salah satunya bertujuan untuk mensinergikan ketahan pangan melalui puspa aman dan didukung dengan petani yang ada. Dimana pembibitan yang ada akan didistribusikan kepada kader PKK agar dapat ditaman di halaman rumahnya, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias maupun dapat mengkonsumsinya. Kedepannya puspa aman yang ada akan dikembangkan dengan desa wisata yang ada di desa pupuan dengan alam yang asri serta tanpa harus merusak lingkungan.

Di Desa Pupuan mempunyai 21 potensi yang dapat dikembangkan, diantaranya mulai dari waterfall, cagar budaya, wisata alam, seni ukir perak dan kayu serta wisata sejarahnya. Dimana tinggal digali dan kembangkan dengan tradisi dan kearifan lokalnya.

Dirinya berharap kedepannya supaya puspa aman dapat berkelanjuatan dan berkembang sampai ke pelosok, menjaga ketahanan pangan sehingga kita tidak perlu membeli bibit lagi.

wartawan
ATA
Category

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.