Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Layanan Makanan dan Minuman di Hotel jadi Tantangan di Masa Endemi

Bali Tribune / Viva Yuliana Dewi

balitribune.co.id | Badung - Di masa endemi Covid-19 saat ini layanan makanan dan minuman di restoran hotel mulai mengalami perubahan dari era pandemi. Pasalnya, manajemen hotel telah mengikuti arahan pemerintah pascadicabutnya status pandemi Covid-19 menjadi endemi beberapa waktu lalu. 

Director of Food & Beverage Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali, Viva Yuliana Dewi ketika dikonfirmasi, Senin (3/7) mengatakan, saat ini perbedaan yang paling dirasakan adalah diproses pelayanan karyawan dalam menyajikan makanan dan minuman di restoran milik hotel. Hal itu berlaku dalam penyajian sarapan, makan siang dan makan malam yang diperlukan tamu saat menginap. 

Kendati dalam pelayanan makanan dan minuman, petugas sudah tidak mengenakan masker, namun manajemen tetap meningkatkan kebersihan saat penyajian guna menghindari adanya kontaminasi atau penyebaran penyakit. "Kami tidak perlu lagi memakai masker, meski demikian standar kebersihan dan higienitas tetap jadi prioritas utama untuk selalu diperhatikan. Kemudian, secara bertahap peningkatan jumlah kunjungan baik di resor maupun di outlet Food & Beverage yang ada Movenpick juga sangat dirasakan," ujarnya yang akrab disapa Ana. 

Peningkatakan jumlah kunjungan di resor ini kata dia, pertanda pariwisata Bali mulai pulih kembali. "Bahkan kami mencatat ada peningkatan tren dibandingkan dengan di tahun 2019, setahun sebelum pandemi," ungkapnya.

Ia menceritakan, penyajian makanan dan minuman saat masa pandemi Covid-19 dilakukan dengan mengikuti aturan pemerintah yang berlaku saat itu. "Di era pandemi, biaya operasional meningkat karena pengadaan sejumlah perlengkapan pendukung untuk memastikan kesehatan pegawai dan tamu yang menginap seperti thermometer, masker, sarung tangan, cairan penyanitasi tangan, penyanitasi meja dan keperluan lainnya untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan resor," beber Ana.

Saat kondisi pandemi, interaksi dengan tamu pun terbatas karena pegawai harus jaga jarak dan menggunakan masker. Ketika itu daya beli menurun, situasi agak sepi karena orang-orang lebih memilih untuk menghindari tempat umum. Selain itu pengaturan meja dan tempat duduk di restoran diatur dengan jarak yang menjadi kurang nyaman karena adanya arahan jaga jarak.

Menurutnya, meskipun di dunia penyajian makanan dan minuman kerap menemui tantangan baik di masa pandemi dan endemi saat ini supaya tidak terjadi penularan penyakit, pihaknya mengaku cukup tertantang. "Saya sudah terjun di dunia Food and Beverage di beberapa perusahaan sebelumnya, dan saya mendapati bahwa industri ini sangat menarik dan menantang," ujarnya.

Ana mengaku tantangan di dunia Food and Beverage di masa endemi ini sangat fleksibel dan menuntut pengiatnya untuk selalu beradaptasi dengan situasi dan tren pasar. Namun, terlepas dari tantangan yang cukup besar, dunia penyajian makanan dan minuman adalah industri yang tidak akan pernah kehilangan segmentasi pasar dan peluang untuk berkembang dan berkarir di industri ini sangat besar. 

Ia pun merasakan tantangan dalam menyajikan menu makanan dan minuman untuk wisatawan di masa endemi. "Saat ini tantangan ada pada semakin kompleksnya referensi menu yang berdasarkan kesehatan, kepercayaan, dan gaya hidup. Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa tahun belakangan tren hidup sehat dan kesadaran akan banyaknya alergen-alergen yang berpengaruh pada kesehatan semakin mendapat perhatian. Jadi tantangan terbesar adalah menyajikan menu yang sedapat mungkin mampu mengakomodir semua tipe pelanggan," ucapnya.

wartawan
YUE
Category

Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Bangli Gelar Rakor Persiapan EPSS 2026

balitribune.co.id | Bangli – Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan Statistik Sektoral dan mempercepat terwujudnya Satu Data Indonesia di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Pelaku Usaha Siapkan Berbagai Aktivitas untuk Wisatawan Menikmati Momen Libur Jumat Agung

balitribune.co.id | Mangupura - Libur Nasional Jumat Agung/Paskah pada Jumat 3 April 2026 bertepatan long weekend atau akhir pekan panjang kerap dijadikan kesempatan untuk berlibur. Pelaku usaha di Bali pun telah menyiapkan aktivitas spesial yang dapat dilakukan wisatawan saat menghabiskan momen libur keagamaan berdekatan dengan akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Perkuat Sinergi Pendidikan Melalui Uji Kompetensi Keahlian di SMKN 1 Gerokgak

balitribune.co.id | Singaraja – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan vokasi melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Negeri 1 Gerokgak, kabupaten Buleleng. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9–12 Maret 2026 dan diikuti oleh 68 siswa kelas XII jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM).

Baca Selengkapnya icon click

Buntut Unggahan Foto Jurnalis Disebut Pelaku Perkosaan, AWK Akhirnya Minta Maaf Secara Terbuka

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK) akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka perihal postingan di media sosial terkait berita palsu yang merugikan wartawan Kompas.com, VSG. 

Permohonan maaf itu AWK sampaikan secara terbuka usai bertemu Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali, di Kantor DPD Bali, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antrean Panjang di Ketapang, Sopir Truk Gelar Protes di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Padatanya arus balik menuju Bali di Ketapang, Banyuwangi hingga Senin (20/3/2026), menyebabkan diberlakukan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) oleh ASDP. Para sopir truk/angkutan barang yang tidak terangkut di Pelabuhan Gilimanuk pun sempat menggelar protes dengan memblokade aktivitas bongkar muatan kapal.

Baca Selengkapnya icon click

Dirjen Pajak Hapus Sanksi Keterlambatan SPT Orang Pribadi 2025 hingga 30 April 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan kebijakan relaksasi bagi wajib pajak orang pribadi terkait pelaporan dan pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025. Melalui siaran pers yang diterbitkan pada Senin (30/3), DJP mengumumkan penghapusan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran dan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan Orang Pribadi hingga 30 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.