Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Layangan Timpa Jaringan Listrik, Sebuah Warung Terbakar

Petugas pemadam kebakaran berupaya menghalau api yang melalap sebuah warung yang dipicu layangan jatuh.

BALI TRIBUNE - Layangan berukuran besar  jatuh menimpa atap warung, kebakaran pun tidak terhindarkan dan sempat  membuat arus lalu lintas  di Jalan  Raya Tebongkang, Ubud,  macet Kamis (5/7) malam.  Akibatnya, hampir separuh warung serta isinya  dilahap api percikan listrik. Atas musibah ini, pemilik warung menderita kerugian material, sedikitnya  Rp 30 juta. Dari informasi data yang dihimpun, Jumat (6/7), kebakaran itu diketahui pertama kali  oleh pengguna jalan yang melintas. Berawal dari jatuhnya sebuah layangan besar tepat di atas atap warung.  Layangan itu  menimpa jaringan listrik induk hingga terjadi korsleting. “Kejadiannya sekitar pukul 22.30 Wita. Pertama yang terbakar adalah layangannya, kemudian dari bagian atap ilalang itu, apinya merembet ke dalam warung,” terang  I Made Artha, salah seorang warga Tebongkang. Melihat ada api di bagian atap, Artha pun memberitahu pemilik warung  I Nyoman Suarsa (40) yang saat itu juga sedang mencari tahu sumber suara gemuruh yang menimpa warungnya.  Melihat ada api, Suarsa  lantas berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan warga kemudian berdatangan dengan membawa peralatan seadanya. Namun warga tidak berani mendekat dengan leluasa, karena khawatir  tersengat listrik. “Kami tidak berani terlalu dekat, sebab percikan api listrik di atas warung terus menyala,” terang Suarsa.   Syukurnya, beberapa saat kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran Posko Ubud tiba di lokasi. Dari badan jalan petugas kemudian melakukan penyemprotan untuk menghindari risiko tersetrum listrik, sembari menanti kedatangan petugas  PLN. Karena jalan utama dipadati warga dan dihadang mobil Damkar,  arus lalu lintas pun sempat mengalami kemacetan.  Hingga 30 menit, api akhirnya dapat dihalau petugas dan jaringan listrik diputus oleh petugas PLN. Danki Damkar  Posko Ubud, I Nyoman Sudiarsa, menyebutkan,  lantaran sedikit terkendala jaringan listrik, petugasnya harus berhati-hati saat menghalau api. Terlebih percikan api terus menyala di jarigan listrik induk. “ Kami terpaksa melakukan penyemprotan dari atas mobil dengan posisi di badan jalan. Sekitar 30 menit api berhasil kami halau,” terangnya. Setelah api dan jaringan diamankan, Nyoman Suarsa hanya terlihat pasrah mendapati sebagian warungnya terbakar. Dirinya pun mengaku enggan mencari tahu pemilik layangan. Dari pendataannya,  sedikitnya dia menderita kerugian hingga Rp 30 juta atas musibah itu. “Saya tak ingin mencari masalah baru jika mencari tahu pemilik layangan.  Namun saya harap atas kejadian ini anak-anak yang main layangan menyadari kelalaiannya,” pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Maret Jadwal Poli RSD Mangusada Berubah, DPRD Minta Warga Ikut Memantau

balitribune.co.id I Mangupura - Warga Kabupaten Badung perlu memperhatikan jadwal baru di RSD Mangusada. Pasalnya, terhitung mulai Maret hingga Agustus mendatang, layanan poliklinik akan diujicoba menjadi lima hari kerja.  Pihak RSD mengklaim perubahan jadwal layanan poli ini untuk meningkatkan efektivitas pelayanan bagi pasien.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.