Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lebih dari 198 Jiwa Warga Miskin Belum Miliki JKN

kesehatan
PAPARKAN - Usulan Dana Krisis Kesehatan saat dipaparkan Wabup Kembang Hartawan

BALI TRIBUNE - Warga Jembrana sampai saat ini masih banyak yang belum memperoleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan. Bahkan sejak digantikannya Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) menjadi JKN awal tahun ini, ratusan ribu warga Jembrana yang belum menjadi peserta JKN-BPJS Kesehatan  kini merasa resah.

Persoalan keresahan warga yang belum tercover JKN tersebut khususnya yang kini dialami oleh warga miskin yang tidak termasuk  sebagai Penerima Bantuan Iuaran (PBI), sempat mengemuka dan menjadi sorotan kalangan legislatif di DPRD Kabupaten Jembrana. Pihak legislatif mengemukakan kepada pihak eksekutif agar penduduk miskin yang sebelumnya mendapat JKBM secara otomatis dibantu dengan program JKN.

Menanggapi masukan dari kalangan legislatif tersebut, pihak eksekutif menyatakan sependapat dan telah dilaksanakan sekaligua memberikan angin segar bagi warga miskin yang belum terjangkau oleh JKN. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dikonfirmasi usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jembrana, Kamis (27/4), mengatakan masukan dari pihak legislatif tersebut telah ditanganinya dalam jawaban Bupati Jembrana terhadap pemandangan umum DPRD Kabupaten Jembrana  yang dibacakannya pada saat rapat paripurna.  Menurutnya, Pemkab Jembrana telah melaksanakannya, namun saat ini akan semakin disempurnakan lagi sehingga nantinya semua masyarakat miskin, baik yang terdaftar dalam data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) maupun dibuku penetapan KK miskin Kabupaten Jembrana bias masuk sebagai peserta JKN-BPJS Kesehatan tersebut.

Disebutkannya, dari keseluruhan jumlah penduduk Kabupaten Jembrana yakni sebanyak 321 .474 jiwa, yang saat ini telah menjadi peserta JKN-BPJS Kesehatan hanya sebanyak 122.767 jiwa yang terdiri dari kepesertaan PBI, PNS, TNI, Polri, pejabat Negara, karyawan swasta, pensiunan, veteran serta kepesertaan mandiri. Dari angka tersebut diakuinya sejak peralihan JKBM menjadi BPJS awal tahun Januari lalu masih terdapat sebanyak lebih dari 198 jiwa yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dengan kondisi tersebut menurut Wabup Kembang pihaknya telah melakukan langkah-langkah sehingga warga Jembrana yang belum memiliki jaminan kesehatan itu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Pemkab Jembrana  awalnya akan menanggung seluruhnya namun dari perhitungannya akan menelan anggaran  mencapai Rp 54 Milyar dan nilai tersebut diluar kemampuan keuangan daerah. Sebagai solusi Pemkab Jembrana menyediakan dana krisis kesehatan bagi masyarakat Jembrana yang belum tercover JKN tersebut untuk berobat dan dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit milik pemerintah.

Dengan Dana Krisis Kesehatan yang akan dipasang hingga Rp 10 Miliar itu warga miskin Jembrana yang tidak memiliki JKN akan dirawat di kelas III baik di Puskesmas maupun RSUD dan akan dibayarkan dengan mepergunakan standar pelayanan dan pehitungan standar JKBM yang pernah diberlakukan oleh Pemprov Bali. Program tersebut sesuai dengan hasil studi bandingdi Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang telah menerapkannya.

Melalui Danan Krisis Kesehatan itu warga yang tidak punya uang untuk biaya berobat saat sakit dan tanpa jaminan kesehatan bisa tetap mendapakan perawatan dan pengobatan. Ia berharap rancangan tersebut bisa disepakati Legislatif sehingga bisa terlaksana pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 ini.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Veritas Intercultural School Resmi Diluncurkan, Awali Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Bertepatan Hari Anak Nasional 2026, Veritas Intercultural School (VIS) Bali, Bintaro dan Kelapa Gading resmi diluncurkan, mengawali transformasi pendidikan berstandar internasional. Peluncuran Veritas Intercultural School dilakukan di VIS Bali, Kerobokan Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026) dihadiri Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta. 

Baca Selengkapnya icon click

KOPJAS Pejuang Pariwisata Ajak Driver Bali Beralih ke Badan Usaha Resmi

balitribune.co.id | Gianyar - Koperasi Jasa (KOPJAS) Pejuang Pariwisata Bali memanfaatkan momentum peringatan hari jadinya yang pertama untuk menegaskan komitmennya membangun industri transportasi pariwisata yang legal, profesional, dan berkelanjutan. Melalui tema "Legal, Tumbuh, Berjalan Sukses Bersama Keluarga", koperasi ini ingin menjadi contoh bagi para pelaku usaha transportasi wisata di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resto The Jingga Villas di Lembongan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

balitribune.co.id | Semarapura - Kebakaran hebat melanda bangunan restoran The Jingga Villas yang berlokasi di Dusun Kelod, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (22/7/2026) dini hari. Api diduga muncul akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting).

Baca Selengkapnya icon click

Lansia Hilang di Tembuku, Proses Pencarian Melibatkan Warga hingga Paranormal

balitribune.co.id | Bangli - Proses pencarian Ni Nyoman Ngenu (66), warga Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, yang dilaporkan meninggalkan rumah sejak Selasa (21/7/2026) dini hari, hingga kini belum membuahkan hasil. Upaya pencarian intensif terus dilakukan oleh warga dibantu aparat kepolisian Polsek Tembuku, bahkan pihak keluarga turut meminta petunjuk paranormal untuk melacak keberadaan korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Resmi Tutup Akses OSS bagi PMA di 18 Sektor UMKM

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menutup salah satu celah yang selama ini dinilai dimanfaatkan investor asing untuk masuk ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Provinsi Bali resmi membatasi akses sistem Online Single Submission (OSS) bagi Penanaman Modal Asing (PMA) pada sejumlah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) kategori risiko rendah dan menengah rendah.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Gelar FGD Road To Balinomics, Dorong Transformasi UMKM Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) "Road To Balinomics TW II 2026" bertema "Transformasi UMKM Ekonomi Kreatif: Memperkuat Akses Keuangan, Digitalisasi, dan Stabilitas Ekonomi Daerah", di Denpasar, Rabu (22/7/2026) sebagai bagian dari penyusunan asesmen perekonomian daerah sekaligus menghimpun isu-isu strategis yang akan dibahas dalam Seminar Balinomics Agustus 202

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.