Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lepas Jalan Sehat Banjar Dangin Peken, Rai Mantra Ajak Perkuat Banjar dan Insan Muda Kreatif Ciptakan Peluang Usaha

Walikota
Jalan Sehat - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat melepas Jalan Sehat Banjar Dangin Peken di kawasan Balai Banjar setempat, Minggu (24/6).

BALI TRIBUNE - Dalam rangka memperingati HUT bersama ST. Dhananjaya, PKK dan Koperasi Dhana Banjar Dangin Peken, turut dilaksanakan Serangkaian kegiatan yang salah satunya adalah Jalan Sehat, Minggu (24/6) dengan mengambil start di depan Balai Banjar Setempat. Dalam kesempatan itu hadir sekaligus melepas jalan sehat  Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra yang ditandai dengan pelepasan burung merpati dan meresmikan pengoperasian gedung baru Koperasi Dhana. Hadir pula, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Kompyang Raka, Camat Denpasar Selatan, I Wayan Budha, Perbekel Desa Sanur Kauh, I Wayan Ada serta seluruh masyarakat Banjar Dangin Peken.  Walikota Rai Mantra saat diwawancarai usai melepas jalan sehat mengatakan bahwa keberadaan banjar di Bali merupakan sebuah organisasi sosial masyarakat yang memiliki peran sentral bagi keberlangsungan suatu daerah, khususnya di Bali. Sehingga memperkuat keberadaan banjar serta generasi muda menjadi penting sebagai upaya mensukseskan estafet pembangunan manusia dan kebudayaan serta kearifan lokal Bali di Kota Denpasar. “Keberadaan banjar di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan zaman tentu sangat penting sebagai ujung tombak pengembangan manusia serta pelestarian kebudayaan serta kearifan lokal yang ada di Kota Denpasar, hal inilah mengapa banjar serta organisasi yang ada di dalamnya harus diperkuat,” jelas Rai Mantra.  Lebih lanjut dikatakan, pihaknya mengaku turut mengapresiasi inovasi serta upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh seluruh elemen di Banjar Dangin Peken. Dimana, beragam inovasi dan trobosan seperti mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Seperti halnya Dhana Print dan Godoh Dhana yang merupakan wadah kreatifitas generasi muda dalam berwirausaha. “Banjar yang kuat, diimbangi dengan seluruh elemen hingga generasi muda yang kreatif dan inovatif dalam membaca dan mencitakan peluang tentu akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Rai Mantra.  Klian Adat sekaligus Ketua Dewan Pengawas Koperasi Dhana, I Made Sunarta menjelaskan bahwa keberadaan Koperasi Dhana tak lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi yang genap berusia 12 tahun pada 2018 ini telah memiliki beragam layanan selain layanan simpan pinjam dan tabungan.  Seperti halnya Dhana Print, Foto Copy, Dhana Mart, Dhana Grosir, Dhana Ton untuk Paving dan Batako, Dhana Yeh untuk air minum kemasan, Dhana Fix. Bahkan kedepan akan diwujudkan inovasi Dhana Lemet yang akan menangani penjualan buah.  Adapun kesejahteraan masyarakat dimaksud saat ini telah mampu diwujudkan dengan memberikan bantuan Rp. 5 Juta bagi masyarakat yang menikah dan meninggal,  Rp. 15 Juta untuk yang menikah sesama warga Banjar Dangin Peken. Selain itu terdapat pula bantuan bagi siswa SD, SMP dan SMA warga Banjar Dangin Peken yang kurang mampu. Dan bagi masyarakat yang melanjutkan studi Diploma 1, 2, 3 dan Strata1 dibantu pinjaman dana tanpa bunga yang nantinya dikembalikan sesudah bekerja. Sedangkan masyarajat yang meninggal turut diberikan bantuan Rp. 15 juta. “Inlah tujuan kami di banjar Dangin Peken yakni keseluruhannya bermuara pada kepentingan akan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.  Sementara, Ketua Panitia,  Esa Wiraditya mengatakan bahwa peringatan HUT bersama yang mengusung tema ‘Kita Tingkatkan Sinergi Membangun Masyarakat Seutuhnya’ ini turut dilaksanakan beragam kegiatan. Sperti Voly Semi Open, Futsal antar STT, Jalan Santai, lomba Pejati antar Pemudi, lomba Ngelawar antar Anggota STT, serta penilaian akademik dan non akademik di Banjar Dangin Peken. “Dari pelaksanaan Hut bersama ini kami harapkan seluruh masyarakat khususnya Anggota STT. Dhananjaya semakin kompak dan semangat dalam menunjukan kreatifitasnya,” pungkasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Manajemen GWK Sesalkan Rekomendasi DPRD Bali, Klaim Sudah Lakukan Sosialisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik penutupan akses jalan di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK), Ungasan, Badung, memanas. DPRD Provinsi Bali mengultimatum manajemen GWK untuk membuka kembali akses warga yang ditutup dengan pagar. Jika dalam sepekan pagar tidak dibongkar, DPRD Bali bahkan merekomendasikan penutupan operasional GWK.

Baca Selengkapnya icon click

Anggota DPRD Badung Nyoman Gede Wiradana Hadiri Karya di Pura Kantor Perbekel Sibang Gede

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung I Nyoman Gede Wiradana mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Upacara Melaspas, Mendem Pedagingan medasar Rsi Gana, di Pura Kantor Perbekel Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal. Rabu (24/9).

Kehadiran Wiradana bersama bupati sekaligus Mendem Pedagingan di salah satu Pelinggih dan menandatangani prasasti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Putu Parwata Hadiri Karya Dewa Yadnya Pujawali di Pura Panti Pasek Gelgel Aan Sumerta Padang Luwih

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Badung I Putu Parwata bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri undangan Upacara Dewa Yadnya Pujawali di Pura Panti Pasek Gelgel Aan Sumerta, Br. Gaji, Dalung, Kuta Utara, Rabu (24/9).

Upacara ini meliputi rangkaian Karya Melaspas, Penilapatian, Ngenteg Linggih, serta Padudusan Caru Wraspati Kalpa Alit.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung Hadiri Karya Dewa Yadnya Merajan Gede Pratisentana Penyarikan Dalem Kedonganan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan Nyonya Yunita Alit Sucipta menghadiri Karya Dewa Yadnya Ngelinggihang, Padudusan Alit di Merajan Gede Pratisentana Penyarikan Dalem Kedonganan, Desa Adat Kedonganan, Kuta, Rabu (24/9).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascabencana Banjir, Pemkot Denpasar Baru Tindak Tegas Bangunan Melanggar Sempadan Sungai

balitribune.co.id | Denpasar - Diketahui sejumlah bangunan yang berdiri di sempadan sungai di wilayah Kota Denpasar ternyata  tak berijin. Sebagaimana di sejumlah bangunan yang berdiri di bantaran sungai di Jalan Sulawesi, Denpasar. Pembangunannya yang melanggar sempadan sungai, diakui Pemkot Denpasar lantaran kurangnya kontrol dan sudah terjadi sejak lama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.