Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lestarikan Tradisi Adat Seni Budaya Bali, Anak Muda Jembrana Diajak Lebih Kreatif

Bali Tribune/ LOMBA - Masikian Festival Jembrana 2024 diisi dengan sejumlah perlombaan salah satunya lomba ogoh-ogoh yang diikuti sekha truna dari lima kecamatan.


Balitribune.co.id | Negara - Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946, berbagai aktiftas digelar di Jembrana. Salah satunya Masikian Festival yang diisi dengan lomba ogoh-ogoh, lomba sketsa ogoh-ogoh dan lomba ogoh-ogoh mini. Melalui momentum hari suci nyepi ini, anak muda di Jembrana kembali diajak untuk lebih kreatif dalam melestarikan tradisi adat-istiadat serta seni budaya Bali.

Penilaian ke masing-masing banjar adat telah menjaring tiga ogoh-ogoh terbaik dari tiap kecamatan. Total 15 ogoh-ogoh dari 5 kecamatan se-Kabupaten Jembrana ini mulai dipamerkan dalam acara Masikian Festival Jembrana. Masikian Festival Jembrana mengusung tema Abhitah Yowana Catha yang mengandung arti Keberanian pemuda Dalam Berkarya dengan Penuh Kreasi menuju Jembrana Emas 2026. Event yang digelar di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana ini dibuka Rabu (6/3/2024).

Ogoh-ogoh nominasi tiga terbaik dari masing-masing kecamatan tersebut merupakan hasil penjaringan dari lima ogoh-ogoh terbaik tiap kecamatan yang telah dinilai pada Sabtu (2/3/2024). Selanjutnya 15 ogoh-ogoh terbaik dari 5 kecamatan itu, kembali bersaing untuk memperebutkan juara lomba tingkat kabupaten. Selain itu juga dilakukan penilaian untuk lomba sketsa ogoh-ogoh dan lomba ogoh-ogoh mini.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba sangat mengapresiasi penyelenggaraan Masikian Fastival ini. “Kami sangat bangga merasa melihat kreativitas yowana Jembrana hari ini. Anak- anak muda Jembrana mulai positif, bangkit dan sudah mulai menunjukkan identitasnya. Bahwa anak muda itu mempunyai masa depan yang bagus,” ujarnya.

Politikus asal Banjar Peh, Desa Kaliakah, Negara ini menegaskan, pada tahun berikutnya akan menaikkan subsidi pembuatan ogoh-ogoh sebagai bentuk mendukung kreativitas seni para seka truna truni (STT). “Astungkara tahun depan kita akan naikkan subsidinya,’ tegasnya.

Pihaknya menekankan kalangan anak muda Jembrana agar lebih menyiapkan diri dengan belajar lebih tekun serta menciptakan ide kreatif guna menyongsong Jembrana Emas 2026 mendatang. Ditengah kemajuan jaman, pihaknya juga mengajak generasi muda lebih kreatif dalam melestarikan tradisi adat-istiadat serta seni budaya Bali. “Kita sekarang harus satu tujuan untuk konsep menuju Jembrana emas. Kita butuh anak-anak muda yang bertalenta dan memiliki kepribadian, anak muda yang semangat,” jelasnya.

Ketua Panitia Masikian Festival Jembrana 2024 I Kadek Dika Agustian mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjaga adat-istiadat tradisi, seni dan budaya Bali serta mendorong kreativitas generasi muda Jembrana. “Kami mengajak para Yowana sebagai tombak memajukan kreasi yang mana sebagai garda terdepan untuk menjaga adat dan tradisi budaya Bali,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih atas perhatian dan kepedulian Bupati Jembrana terhadap eksistensi yowana di Jembrana. Pihakanya mengapresiasi adanya bantuan yang diberikan oleh Bupati Jembrana untuk mendukung anak muda Jembrana sehingga tetap bisa berkreasi dan berinovasi melestarikan tradisi, seni budaya Bali.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bupati Jembrana yang telah memberikan dana subsidi untuk pembuatan ogoh-ogoh untuk sekha truna se Jembrana sebesar Rp 2,5 juta per sekha truna. Itu merupakan bukti sayang dan perhatian Pemerintah Jembrana terhadap yowana se-Jembrana,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.