Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lestarikan Tradisi Leluhur, Disdikpora Gelar Lomba Mebat

mebat
MEBAT - Sejumlah siswa di Klungkung dengan antusiasnya mengikuti lomba mebat yang diselenggarakan Disdikpora setempat di Balai Budaya Ida Dewa Istri Kania Semarapura, belum lama ini.

Semarapura, Bali Tribune

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung belum lama ini menggelar lomba mebat antar sekolah. Kegiatan di Balai Budaya Ida Dewa Istri Kania Semarapura ini melibatkan puluhan siswa SD,SMP hingga SMA/SMK se-Kabupaten Klungkung.

Menurut Kepala Disdikpora Klungkung I Nyoman Mudarta, lomba ini bertujuan untuk melestarikan tradisi mebat dikalangan generasi muda. Dia mengatakan, lomba mebat antar sekolah ini terbagi menjadi beberapa kategori yakni tingkat SD, SMP dan SMA/SMK. Adapun pesertanya, masing-masing sekolah mengirimkan satu kelompok yang terdiri dari empat peserta.

“Dengan kegiatan mebat ini kita harapkan akan menumbuhkan rasa kesatuan dan kebersamaan di antara sekolah yang ada di Klungkung,” terang Mudarta.

Wakil Bupati Klungkung Made Kasta saat hadir dalam kegiatan itu memberikan apresiasinya. Ia berharap, kalangan generasi muda senentiasa menjaga kelestarian tradisi ini.

Dia mengatakan, menurut lontar Dharma Caruban terdapat sembilan macam bumbu dapur yang harus digunakan. Dari sembilan macam ini dibagi lagi dari asal bumbu itu didapat yakni yang diambil dari bawah tanah, di permukaan tanah dan di atas tanah.”Bumbunya harus mewakili pala bungkah, pala rambat dan pala gantung,”sebut Wabup Kasta.

Ketiga unsur tersebut ungkap Wabup Kasta melambangkan unsur Tri Loka yakni Bhur, Bwah dan Swah Loka. Selain itu, ketiga unsur juga perlambang Sang Hyang Tri Purusa yaitu Siwa, Sadha Siwa dan Parama Siwa.

Selain terpenuhinya unsur-unsur yang terkandung dalam lontar dimaksud, penilaian lomba ini didasarkan pula oleh tata cara penyajian. Sedangkan daging yang digunakan sebagai dasar olahan mebat menggunakan daging Bebek.

Diakhir lomba, untuk tingkat SD tampil sebagai Juara I kelompok SD Kecamatan Banjarangkan. Sementara untuk tingkat SMP, Juara I diraih SMP PGRI Klungkung dan pada tingkat SMA/SMK,Juara I diraih SMK Negeri 1 Klungkung.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.