Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Liburan, Comvalius dan VDV Kejutkan Anak-anak Desa

Comvalius dan Nick Vander Velden (VDV) gabung main bola bersama anak-anak pedesaan.

BALI TRIBUNE - Mantan punggawa Bali United FC, Sylvano Comvalius dan Nick Van Der Velden (VDV), Minggu (16/12) sore membuat kejutan bagi anak-anak Banjar Wanayu, Bedulu, Gianyar. Saat anak-anak sedang asyik main bola di tegalan, keduanya nyelonong dan berbaur bersama mereka. Sayang, meski anak-anak desa ini sangat berharap, kedua pemain ini dipastikan tidak lagi di Bali United di Liga I musim depan. Dari keterangan slah seorang anak, I Gusti Ngirah Tresna, mereka awalnya tidak menyangka jika kedua pemain asing asal Negeri Kincir Angin ini akan datang ke tempat mereka bermain bola.  Meskipun  Comvalius  sudah berjanji akan datang melalui instagram yang diresponnya setelah melihat anak-anak bermain bola di tempat seadanya yakni di belakang rumah (teba). Comvalius yang pernah menjadi top skor Liga I tahun 2017 saat berseragam  Bali United, dan VDV yang kini telah putus kontraknya dengan BU datang dengan mengendarai sepeda motor dari salah satu hotel di Kuta tempatnya menginap. Anak-anak yang sudah menunggu sejak pukul 13.00 Wita langsung menyambut dan mengelu-elukan idola mereka.  “Kami sangat bersyukur karena dapat mengucapkan selamat kepada Nick Van Der Velden yang berulang tahun ke -37,” ungkap Ngurah Tresna. Sebelum bermain bola, Comvalius dan VDV membagikan baju saat mereka masih memperkuat Bali United.  Comvalius dan VDV pun bermain bersama anak anak. Keduanya  unjuk kebolehan mengolah si kulit bundar.  Aksi kedua pemain asing ini mendapat tepuk.riuh warga sekitar yang ikut menonton. Anak-anak yang.kompak berseragam BU berusaha merebut dari kaki Comvalius dan VDV. Sekitar 30 menit bermain, acara dilanjutkan.dengan foto bersama dan.banyak dari anak anak berebut mendapatkan tanda tangan keduanya. Comvalius  menyebutkan, dirinya dan VDV datng ke tempat itu berawal dari  unggahan video di instagram  @suryaofficial14 milik  Ngurah Surya, salah satu anak yang sehari-harinya bermain sepakbola di tempat itu. Dalam video tersebut, dirinya melihat  anak-anak bermain bola plastik di belakang rumah (teba) tanpa alas kaki dan lapangan serta gawang seadanya. Sebagian besar menggunakan kostum Bali United berwarna merah dan salah satu anak memerankan Comvalius dengan menggunakan jenggot terbuat dari plastik hitam. Setiap mencetak gol, mereka berlarian ke pinggir lapangan dengan garis pinggir dari tali plastik sembari menyilangkan tangan. Persis selebrasi  comvalius mencetak gol  saat membela Bali United. "Video ini membuat saya tertarik dan terharu, meskipun saya tidak bermain di BU lagi tapi anak-anak tetap ingat saya dengan melakukan selebrasi ciri khas saya," terang Comvalius. Menurut  Comvalius, semangat anak-anak bermain sepakbola meski di tempat seadanya membuatnya termotivasi untuk melihat dari dekat bersama VDV. "Saya sangat terkesan dan saya akan kembali lagi mengunjungi anak-anak saat liburan nanti ke Bali,” imbuh Comvalius. Comvalius dan VDV berada di Bali hanya untuk liburan. Ketika ditanya apakah ada keinginan main bersama Bali United lagi, dirinya tidak menjawab pasti.  Kendati sempat ada desakan agar Comvalius bermain lagi di Bali United, namun sulit terwujud. Karena salah satu regulasi di Liga 1,  tidak memungkinkan Comvalius bermain di Indonesia lagi.

wartawan
redaksi
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.