Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Logistik untuk Korban Gempa Lombok Diseberangkan

BANTUAN - Truk dan ambulans bantuan untuk korban gempa Lombok mendapat prioritas diseberangkan di Pelabuhan Padang Bai, Jumat kemarin.

BALI TRIBUNE - Gempa 7 dan 6,2 SR yang meluluhlantakkan Lombok Utara, NTB, mengundang perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Hingga Jumat (10/8), bantuan terus mengalir dari para donatur yang peduli dengan kondisi masyarakat di Lombok Utara, Lombok Timur, dan kabupaten lainnya yang mengalami kerusakan parah di Lombok. Di Pelabuhan Padang Bai, belasan mobil pengangkut bantuan untuk warga Lombok terus berdatangan dari sejumlah daerah seperti Surabaya, Malang, Semarang, dan Jakarta untuk menyeberang ke Lombok.  Sebagian bantuan yang diangkut oleh para relawan tersebut di antaranya logistik seperti beras, gentong atau tangki penampung air bersih, mie instan, selimut, susu dan keperluan atau perlengkapan bayi. Ada belasan truk dan kendaraan pribadi relawan yang mengangkut logistik bantuan, antre untuk menyeberang di dua dermaga yang ada di Padang Bai.  Selain logistik, sejumlah ambulans juga terlihat antre untuk menyeberang. Ambulans tersebut dikerahkan sejumlah yayasan di Indonesia bersama paramedis untuk membantu korban luka yang membutuhkan penanganan tim medis. Sementara itu Tagana Dinas Sosial Provinsi Bali juga dikerahkan atau diberangkatkan ke Lombok untuk membantu para korban. “Kita nantinya akan fokus ke Pemenang, Lombok Utara. Kami sudah koordinasi dengan Dinas Sosial setempat dan kami akan ngepos di sana untuk mendirikan dapur umum,” ungkap I Made Buda, Koordinator Relawan Tagana, Provinsi Bali kepada koran ini di Pelabuhan Padang Bai.  Diakuinya untuk saat ini baru sekitar 24 orang personel yang diberangkatkan ke Lombok, namun demikian di Pelabuhan Padang Bai timnya bertemu dengan tim Tagana dari beberapa daerah di Jawa  dan Jakarta untuk selanjutnya berangkat bersama dengan titik lokasi yang sama di Pemenang Lombok Utara. “Nanti kalau seandainya diperlukan tambahan personel, maka akan dikirim lagi personel gelombang kedua dan ketiga,” sebutnya.  Selain mendirikan dapur umum, Tagana juga membawa sejumlah keperluan bayi atau baby care, selimut dan bahan keperluan lainnya untuk penanganan korban pascabencana di  Lombok. Sementara timnya dan tim Tagana dari daerah lain di Indonesia akan berada di Lombok selama beberapa hari hingga ada instruksi selanjutnya dari Pemprov Bali.

wartawan
redaksi
Category

Sengketa Tanah di Pulau Serangan, PT BTID Kembali Kalah di Kasasi

balitribune.co.id | Denpasar - Masih ingat kasus gugatan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh seorang warga asli Pulau Serangan yang menggugat PT Bali Turtle Island Development (PT BTID), Walikota Denpasar, Lurah Serangan dan Desa Adat Serangan terkait sengketa tanah di Pulau Serangan? Putusan Kasasi di Mahkamah Agung (MA) pada 16 Oktober 2025 berdasarkan info di website menyatakan “DITOLAK I, II, dan III”. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilangkan Predikat ‘Pasar Hantu’ Kontrak Pasar Seni Manggis Diperpanjang Hingga Tahun 2040

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem mengambil langkah strategis untuk menghidupkan kembali aset daerah yang bertahun-tahun meredup. Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, pada Kamis (16/10), secara resmi menandatangani Adendum Perjanjian Kerjasama (PKS) terkait pembangunan dan pengelolaan Pasar Seni Manggis di Kantor Perbekel Manggis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyoman Satria Hadiri Karya Atma Wedana dan Manusa Yadnya di Desa Adat Mengwi

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria  bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa  menghadiri pelaksanaan Karya Penileman/Atma Wedana dan Manusa Yadnya yang diselenggarakan oleh Desa Adat Mengwi bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Mengwi, Senin (20/10).

Baca Selengkapnya icon click

Teman Sekolah Jadi Predator, Siswi SMA di Denpasar Berjuang Mencari Keadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sebut saja Bunga (nama samaran, red) mengalami nasib pilu. Gadis berusia 16 tahun ini diduga menjadi korban persetubuhan atau pencabulan di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan pada awal Oktober 2025. Ironisnya, pelaku diduga merupakan teman satu sekolah korban berinisial IGNABT.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.