Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Loloh Kelor Teman Sarapan Wisatawan Berlibur di Ubud

LOLOH - Menu minuman loloh kelor yang disajikan salah satu restoran di Ubud

BALI TRIBUNE - Loloh kelor yang diyakini dapat memberi efek positif untuk tubuh ternyata menjadi daya tarik wisatawan saat berlibur di Ubud, Gianyar. Pasalnya, salah satu akomodasi di desa seni ini menyediakan menu loloh kelor untuk para tamu yang menginap.  Lembah Ayung Restaurant yang berada di area Pramana Watu Kurung Resort adalah salah satu akomodasi yang menghadirkan loloh kelor.  Sajian minuman dengan warna hijau pekat ini cukup menarik minat wisatawan yang sedang berlibur. Rasa pahit yang biasanya dimiliki oleh daun kelor jadi minuman yang nikmat saat diolah sedemikian rupa dan menjadi minuman favorit terutama sebagai teman sarapan.  Chef Lembah Ayung Restaurant, I Wayan Jayantika beberapa waktu lalu mengatakan loloh kelor ini terbuat dari daun kelor dengan cara meremas dan selanjutanya disaring untuk dijadikan sebuah minuman menyegarkan. "Sebenarnya juga bisa diblander. Namun hasilnya kurang maksimal. Kita lebih memilih meremasnya hingga hancur yang selanjutnya disaring agar tidak ada ampas yang ikut dalam penyajian," jelasnya.  Dikatakan Jayantika, untuk menghasilkan rasa yang nikmat ada beberapa bahan yang ditambahkan seperti asam jawa,  garam dan yang paling penting adalah bawang merah. Bawah merah tersebut ikut diremas saat meremas daun kelor. Beberapa tambahan rasa ini memberikan rasa pahit, asam dan asin di lidah serta menyegarkan. Menurutnya, menu loloh kelor kerap  disajikan pagi hari ditemani bubur. Ini menjadi pilihan menu sarapan bagi wisatawan. Terkadang dalam sajian minuman ini juga ditambahkan es batu,  sesuai permintaan.  "Pembuatan minuman ini fresh, begitu ada permintaan kami buatkan. Tanpa distok terlebih dahulu," terang Jayantika.  Lebih lanjut dia menjelaskan, fungsi dari tambahan bawang merah ini adalah untuk mentralisir suhu dalam tumbuh. Sehingga tubuh menjadi lebih segar. Disamping itu campuran bawang dan daun kelor ini juga bermanfaat untuk memperlancar metabolisme tubuh. "Loloh bagi orang Bali itu kan memang memberi manfaat untuk kesehatan, yang biasanya diminum pagi hari," katanya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.