Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Baca Puisi Bali Modern Tingkat SD se-Kecamatan Abiansemal, Sekda Adi Arnawa: Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Harus Dilestarikan

Bali Tribune / LOMBA - Sekda Adi Arnawa saat membuka Lomba Membaca Puisi Bahasa Bali Modern Tingkat SD se-Kecamatan Abiansemal di Wantilan Desa Adat Lambing Sibangkaja, Abiansemal, Badung, Sabtu (10/8)

balitribune.co.id | Mangupura - Sekretaris Daerah Kabupaten Badung l Wayan Adi Arnawa hadir sekaligus membuka Wimbakara Ngwacen (Lomba Membaca) Puisi Bahasa Bali Modern Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Abiansemal yang ditandai dengan pemukulan kentongan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Paiketan Pelestari Bahasa Bali Kecamatan Abiansemal mengusung Tema "Kalangan Sastra Ngawi Indonesia Mahardika" yang artinya Melalui Keindahan Sastra Kita Wujudkan Indonesia Yang Mahardika, mendatangkan tiga Juri yakni Penyuluh Agama dari Kementerian Agama, Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali dan Juri dari Dosen Sastra Bali di Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN)  Mpu Kuturan Singaraja.

Acara yang digelar di Wantilan Desa Adat Lambing Sibangkaja, Abiansemal, Badung, Sabtu (10/8) pagi, turut dihadiri anggota DPRD Badung l Putu Dendy Astra Wijaya, MDA Abiansemal, Camat Abiansemal lB. Putu Mas Arimbawa, Bhabinkamtibmas/Babinsa Sibangkaja, Perbekel Sibangkaja Ni Nyoman Rai Sudani, Bendesa Adat Sibangkaja l Made Ciriartha, Bendesa Adat Lambing Sibangkaja l Made Juliantara Kelihan Adat/Dinas Lambing dan peserta lomba.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan Pemkab Badung, Sekda Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana kegiatan Kesra secara simbolis sebesar Rp 20 juta diterima Ketua Panitia Ida Bagus Putra Dharma Yoga.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa mengatakan bahwa kegiatan lomba membaca puisi Bahasa Bali itu adalah kegiatan yang sangat positif, dan diberikan apresiasi. "Saya hadir dan memberikan apresiasi serta bangga atas terselenggaranya kegiatan lomba membaca puisi Bahasa Bali ini. Karena Bahasa Bali itu adalah Bahasa Ibu yang patut kita lestarikan, terima kasih kepada panitia penyelenggara," ujarnya.

Disamping menjaga warisan budaya, secara tidak langsung anak-anak dari usia dini bisa lebih mengenal dan cakap berbahasa Bali. "Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi Anak-anak kita tidak lupa berbahasa Bali yang baik dan benar," imbuhnya.

Adi Arnawa juga menegaskan, Bali merupakan daerah destinasi wisata dan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga agar Bali khususnya Badung tetap menjadi daerah pariwisata yang menjadi kunjungan wisatawan. ”Ingat Bali ini mempunyai pesona, memiliki daya tarik karena memiliki karakter budaya yang unik dan daerah lain tidak memiliki budaya seperti ini, maka dari itu mari bersama-sama menjaga budaya kita, salah satunya kegiatan budaya Bahasa melalui lomba baca puisi berbahasa Bali,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Ida Bagus Putra Dharma Yoga melaporkan bahwa Wimbakara Ngwacen Puisi Bali Modern Tingkat SD se-Kecamatan Abiansemal tersebut kegiatan lomba yang ketiga kalinya dan merupakan kegiatan rutin setahun sekali, dengan tujuan untuk melatih anak-anak berbahasa Bali yang baik dan benar. Bahasa Bali tetap ajeg, tetap ngadeg dan dalam rangka melestarikan Bahasa Bali. Disampaikan juga bahwa kegiatan Wimbakara Ngwacen Puisi Bali Modern Tingkat SD se-Kecamatan Abiansemal itu Penggagasnya dari Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa pada tahun 2021. Dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Badung agar kegiatan selanjutnya juga dibantu.

wartawan
ANA
Category

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.