Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Melukis dengan Media Ember

MELUKIS - Lomba melukis menggunakan medium ember.

BALI TRIBUNE - Semangat menyala anak SMA Negeri I Nusa Penida dalam menyambut Bulan Bahasa, banyak kegiatan dan lomba yang digelar. Salah satunya, lomba melukis menggunakan sarana medium ember.  I Wayan Oka, Ketua Panitia, Selasa (9/10), mengatakan lomba-lomba pada kali ini lebih menonjolkan kegiatan kearifan lokal atau muatan lokal, antara lain Dharma Gita, Dharmawacana Bahasa Bali, Nyurat Bahasa Bali, mengayam kelangsah & membuat sanggah cucuk, sementara khusus siswa perempuan membuat gebogan serta membuat dan metanding peraspejati.  Mulai Senin (8/10) kegiatan sudah dimulai hingga Jumat (12/10) mendatang.  Sebagai pewaris budaya Bali berkewajiban membangkitkan dan mengembangkannya mulai dari lingkungan sekolah. Lomba lainnya seperti baca puisi dan story selling dan pengelolaan sampah plastik atau lebih dikenal dengan prakarya. “Kita menyambut bulan bahasa dengan suka cita, kebetulan berdekatan dengan perayaan hari Saraswati. Jadi kita gabungan kegiatan tersebut. Lomba melukisa dengan media ember kita berikan tema keindahan pantai, hal ini dimaksudkan menggalakkan kecintaan kebersihan pantai dan hal-hal yang bebau lokal. Harapan kita siswa tetap berorientasi berpijak pada budaya lokal dijalankan dengan semangat,” ujarnya.  Menurut juri Komang Wisnutama, dalam penilaian lomba melukis medium ember kerapian dan estetika dan ketepatan waktu. Setelah lomba ini ember yang dilukis oleh mereka akan digunakan sebagai tempat sampah. Dari sisi tampilan menarik sehingga ada kecenderungan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. “Sentuhan yang beda dari tempat sampah yang mereka lukis,” bebernya.  Salah satu peserta, I Dewa Ketut Satria mengaku senang mengikuti lomba ini, dirinya bersama temannya mengeksplorasi kemampuan dengan tema yang sudah diberikan panitia keindahan laut Nusa Penida. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Astra Motor Racing Team Raih Podium di Tiga Kelas Mandalika Racing Series

balitribune.co.id | Mandalika - Berlokasi di sirkuit Mandalika International, Lombok tim Astra Motor Racing Team di bawah naungan Astra Motor kembali raih podium di tiga kelas berbeda gelaran Mandalika Racing Series (MRS) ronde ke tiga pada 16-17 Agustus 2025.

Turun di kelas kejurnas yaitu NS250cc, NS150cc dan Junior NS150cc dengan menggunakan motor Honda CBR 250RR dan Honda CBR 150R.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Di Badung, Dagang Nasi Jinggo dan Be Genyol Juga Didata Petugas Pajak

balitribune.co.id | Mangupura - Belum selesai protes-protes soal kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang dianggap bombastis. Kini sejumlah pedagang nasi jinggo dan be genyol di wilayah Kecamatan Mengwi, Badung mengaku resah.

Pasalnya, usaha kecil mereka belakangan didatangi oleh petugas pajak bentukan Pemkab Badung. Pelaku UMKM inipun mengaku khawatir usaha mereka bakal dipajaki.

Baca Selengkapnya icon click

Buleleng Festival Kedepankan Sinergi Seni Budaya, UMKM, Digitalisasi, dan Pembangunan Hijau

balitribune.co.id | Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2025 kembali digelar dengan nuansa baru yang mengedepankan sinergi seni budaya, pemberdayaan UMKM, transformasi digital, serta konsep pembangunan hijau dan berkelanjutan. Festival ikonik Kabupaten Buleleng ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah besar untuk menggerakkan potensi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.