Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Puskesmas Berprestasi Tahun 2018, Puskesmas Banjarangkan II Dinilai Tim Provinsi Bali

prestasi
DINILAI - Puskesmas Banjarangkan II dinilai Tim Penilai Puskesmas berprestasi tingkat Provinsi Bali, Senin (21/5).

BALI TRIBUNE - PJS Bupati Klungkung I Wayan Sugiada didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Dr. Ni Made Adi Swapatni menyambut kedatangan rombongan Tim Penilai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Provinsi Bali yang dipimpin  dr. I Wayan Sukarta dalam rangka melakukan Penilaian Lomba Puskesmas Berprestasi tingkat Provinsi Bali Tahun 2018, bertempat di Puskesmas Banjarangkan II, Senin (21/5).

PJS Bupati Klungkung I Wayan Sugiada dalam sambutannya menyatakan, kesehatan adalah investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi sehingga memiliki mutu dan daya saing yang baik. Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu baik pelayanan kesehatan primer maupun sekunder. Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan primer sehingga mempunyai peran yang sangat strategis dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

I Wayan Sugiada mengharapkan melalui penilaian Puskesmas Berprestasi mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat serta peran keteladanan bagi petugas pemberi pelayanan kesehatan khususnya di Kabupaten Klungkung juga diharapkan mampu memacu puskesmas untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanannya serta mampu sebagai motor penggerak dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan berwawasan.

Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, yang dibacakan Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Wayan Sukarta menyatakan, puskesmas, klinik pratama dan dokter/dokter gigi praktik mandiri merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang menjadi kontak pertama masyarakat dengan pelayanan kesehatan. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan di FKTP terutama Puskesmas selama ini mengacu pada konsep pelayanan kesehatan primer, dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar pelayanan yaitu pemerataan upaya kesehatan, penekanan pada upaya preventif, menggunakan teknologi tepat guna, melibatkan peran serta masyarakat dan kerjasama lintas sektoral.

Penilaian FKTP berprestasi bertujuan untuk memberikan pengakuan dan penghargaan atas prestasi FKTP dalam meningkatkan peran sertqa lintas sector dan semua komponen masyarakat, untuk ikut serta mendukung dan mendorong keberhasilan pembangunan di Bidang Kesehatan.

Kepala UPT. Puskesmas Banjarangkan II dr. Maria Wahyu Daruki memberikan pemaparan mengenai Gambaran Umum dari UPT. Puskesmas II Banjarangkan serta menyampaikan beberapa program inovasi yang ada di Puskesmas II Banjarangkan antara lain, GERTAK AWAS (gerakan tangkap nyamuk dewasa), TANGKAP PESAN (tangkap kepuasan pelayanan persalinan), PEKA WARNA (penandaan kadaluarsa dengan warna) dan inovasi lainnya.

Kepala UPT. Puskesmas Banjarangkan II dr. Maria Wahyu Daruki menyerahkan Profil UPT. Puskesmas Banjarangkan kepada  Ketua rombongan Tim Penilai FKTP Berprestasi Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, disaksikan undangan terkait lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda, beserta undangan terkait lainnya. Acara diisi dengan senam sehat, dan mengunjungi makanan dan minuman hasil olahan dari petani setempat.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.