Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Longsor di Dua Desa, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Bali Tribune / LONGSOR - Musibah longsor di Dusun Lebah, Desa Sekumpul Kecamatan Sawan, saat tim BPBD, Satpol PP, TNI bersama warga dengan bergotong royong melakukan pembersihan material longsor.
balitribune.co.id | SingarajaMemasuki puncak musim penghujan sejumlah daerah mulai mengalami bencana alam termasuk bencana longsor. Dua desa di Kecamatan Sawan, dilanda bencana longsor saat hujan deras mengguyur kawasan itu. Kendati tidak mengakibatkan korban jiwa namun longsor yang terjadi di dua desa yakni  Dusun Lebah, Desa Sekumpul dan Dusun Lemaya, Desa Lemukih, menyebabkan kerugian material hingga ratusa juta rupiah.
 
Longsor yang terjadi di Dusun Lebah, Desa Sekumpul merobohkan senderan di dua tempat milik warga sepanjang 25 meter. Salah satu korban, Kadek Sariada (36) menuturkan, ambruknya senderan tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 wita dini hari. Saat terlelap tepat dibawah senderan yang ambruk, Sariada mendengar suara gemuruh dan kemudian terbangun bersama keluarga untuk mencari sumber suara. Ternyata sumber suara gemuruh berasal dari senderan milik  Ketut Mantra (75) setinggi 20 meter dengan pola terasering dan baru selesai sekitar empat bulan  terlihat ambrol dan menimpa sejumlah bangunan dibawahnya.
 
Sementara bencana longsor yang terjadi di Dusun Lemaya, Desa Lemukih, membuat senderan dengan lebar 6 meter serta tinggi 10 meter milik Nengah Ariaman (53), ambruk. Akibat peristiwa itu, akses jalan di desa itu sempat tertutup material longsor. Seorang saksi mengatakan, peristiwa senderan longsor  terjadi pada pukul 03.00 wita dini hari dan mengakibtkan kerugian ditaksir sebanyak Rp 25 juta. Sementara kerugian akibat longsor yang menimpa senderan milik Ketut Mantra sebesar Rp 70 juta.
Camat Sawan I Gusti Putu Ngurah Mastika membenarkan terjadi longsor di dua desa di kecamatan yang dipimpinnya. Yang paling parah, katanya, berada di Dusun Lebah Desa Sekumpul.
 
“Atas peristiwa itu dan musim penghujan masih akan berlangsung, saya menghimbau warga agar selalu waspada sekaligus melihat situasi alam. Dengan begitu jika nantinya terlihat gejala kurang bersahabat dan melihat gejala longsor agar segera mencari lokasi aman atau mengungsi mencari tempat yang lebih aman,” kata Ngurah Mastika.
 
Selain bencana longsor, hujan deras disertai angin kencang sebelumnya memicu tejadinya musibah. Di antaranya pohon tumbang di Pura Taman Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, dan longsor di Jalan Raya Singaraja-Denpasar tepatnya di wilayah Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Peristiwa pohon tumbang di Pura Taman Banjar Dinas Celagi, Desa Unggahan membuat pohon jenis katime berdiameter sekitar 80 centimeter dan tinggi sekitar 40 meter yang terletak di luar areal pura tumbang. Pohon yang usianya mencapai ratusan tahun ini tumbang saat diterjang angin kencang karena sudah lapuk. Akibat pohon tumbang itu, beberapa fasilitas didalam pura mengalami kerusakan, diantaranya taman, balai pemuspan, dua kolam permandian umum berukuran sekitar 7 meter x 7 meter.
”Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian pohon tumbang. Saat kejadian, di pura memang sedang tidak ada kegiatan persembahyangan. Hanya ada beberapa orang yang sedang mandi dan ada yang di halaman pemandian umum, namun dahan pohon yang tumbang tak sampai mengenai mereka,” ucap Perbekel Desa Unggahan, I Ketut Nasa sembari menyebut kerugian akibat musibah tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta.
 
Sementara itu, peristiwa longsor terjadi di dua titik di Jalan Raya Singaraja-Denpasar KM 17 tepatnya di selatan Monumen Perjuangan di Banjar Dinas Wira Bhuwana, Desa Gitgit, Jumat (5/2) malam sekitar pukul 19.00 Wita. Akibat longsor  tersebut arus lalulintas sempat terganggu lantaran material tanah longsor menutup sebagian badan jalan. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Ida Bagus Suadnyana mengatakan, telah menerjunkan personel TRC-BPBD untuk mengevakuasi material longsor dan arus lalulintas kembali normal beberapa saat kemudian.
 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Selamat untuk I Made Dwi Sathya Kurniawan, Putra Badung yang Terpilih Sebagai Paskibraka Pusat 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Kabar membanggakan datang dari generasi muda Kabupaten Badung. I Made Dwi Sathya Kurniawan, siswa SMAN 1 Kuta Utara, berhasil terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 setelah melalui rangkaian seleksi berjenjang yang ketat hingga tingkat nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Dompet Hilang Usai Belanja di Banjar Tiga, Isi ATM Dikuras

balitribune.co.id I Bangli - Ni Kadek Yuni Resmiadi (27) kehilangan dompet saat berbelanja di Banjar/Desa Tiga, Susut Bangli. Dalam dompet tersimpan uang tunai, perhiasan emas, hingga kartu ATM. Celakanya, dalam dompet tersebut juga berisi kertas yang berisi nomer PIN ATM. Lewat aplikasi M Banking korban mengetahui jika adanya transaksi penarikan. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Susut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujud Satu HATI, Bengkel Siaga Honda Hadirkan Layanan Servis Hemat di Renon

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali bersama jaringan AHASS Honda Rajawali Group sukses menyelenggarakan program "Bengkel Siaga Honda" pada Senin (22/6/2026). Bertempat di area parkir Pom Dam IX Udayana, Jl. Puputan Renon No. 5, Denpasar, kegiatan ini berhasil menarik perhatian masyarakat dengan total 32 unit sepeda motor Honda yang mendapatkan layanan servis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

I Made Dwi Sathya Kurniawan, Putra Badung yang Terpilih sebagai Paskibraka Nasional 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Kabar membanggakan datang dari generasi muda Kabupaten Badung. I Made Dwi Sathya Kurniawan, siswa SMAN 1 Kuta Utara, berhasil terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 setelah melalui rangkaian seleksi berjenjang yang ketat hingga tingkat nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Buleleng Tuan Rumah Kejurnas Kempo 2026

balitribune.co.id I Singaraja – Kabupaten Buleleng dipastikan menjadi lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo 2026. Federasi Kempo Indonesia (FKI) telah menunjuk Gelanggang Olahraga (GOR) Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Jinengdalem sebagai venue utama ajang yang akan berlangsung pada 8–11 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.