Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LPD Desa Adat Kutuh Gelar Karya Ngenteg Linggih

Bali Tribune / LPD KUTUH - Bupati Giri Prasta saat menghadiri karya Mamungkah Ngenteg Linggih Padudusan Alit Weraspati Kalpa di Parahyangan LPD Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan. Selasa (6/9).

balitribune.co.id | MangupuraSebagai wujud dukungan atas keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dengan tata kelola yang sangat baik, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri karya Mamungkah Ngenteg Linggih Padudusan Alit Weraspati Kalpa di Parahyangan LPD Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan. Selasa (6/9). Turut hadir Ketua MDA Badung AA Putu Sutarja, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Perbekel Kutuh Wayan Mudana, Bendesa Kutuh Nyoman Mesir beserta tokoh masyarakat Desa Adat Kutuh.

Pada kesempatan itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi atas terselenggaranya karya Memungkah dan Ngenteg Linggih di Pura Parhyangan LPD Desa Adat Kutuh Kuta Selatan, sebagai wujud hubungan harmonis antara sekala dan niskala.

“Saya merasa bangga karena LPD Desa Adat Kutuh sudah mampu mewujudkan hubungan harmonis antara sekala dan niskala. Di niskala, LPD sudah melaksanakan upacara Mamungkah dan Ngenteg Linggih di pura Melanting Linggih Ida Betara Rambut Sedana, di sekalanya LPD Kutuh sudah menunaikan tugas dengan sangat baik sekali. Karena salah satu dari dari 122 LPD yang ada di Badung, LPD Kutuh merupakan salah satu yang terbaik,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa di awal berdirinya, LPD Desa Adat kutuh hanya memiliki modal 5 juta rupiah, namun berkat tata kelola yang bagus, saat ini asset yang dimiliki LPD Kutuh sudah mencapai ratusan miliar.

“Ini luar biasa, man manajemen dan spiritualnya. Orang yang melaksanakan kegiatan disini bagus sekali, manajemen sudah menggunakan program dan spiritualnya selalu ingat dengan Ida Hyang Rambut Sedana. Ini kami jadikan salah satu role model LPD di Kabupaten Badung untuk sebagai tempat study tiru oleh LPD lain yang belum melakukan penyempurnaan dalam hal tata Kelola LPD. Yang baik harus kita tiru maju bersama bangkit bergerak berjuang bersama untuk membangun Badung yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Sementara itu dalam rangka mendukung tumbuh kembang LPD di Kabupaten Badung, Bupati Giri Prasta mengungkapkan bahwa Pemkab Badung saat ini sudah melakukan kajian agar bisa memberikan penyertaan penguatan modal kepada LPD, berdasarkan klasifikasi LPD mana saja yang pantas diberikan penguatan modal.

“Tugas kami adalah bagaimana membangkitkan LPD dengan manajemen yang betul-betul diubah, dengan tatanan yang lebih bagus lagi. Sehingga bermanfaat bagi anak cucu kita yang ada di wilayah desa adat sendiri, karena LPD merupakan wadah ekonomi masyarakat yang paling kuat. Bahkan LPD ini ada undang-undang No 13 tentang Lembaga Keuangan Mikro sehingga LPD tidak masuk wilayah naungan Bank Indonesia dan tidak kena pajak. Ini yang harus kita kelola dengan baik, kita harus yakin dan percaya anak cucu kita ke depan akan bisa menikmati dan menjadi leader dari sisi ekonomi,” tegasnya. 

wartawan
ANA
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.