Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LPK Darma STIKOM Bali Group Lepas Peserta Magang ke Jepang

Keenam peserta magang foto bersama manajemen STIKOM Bali Group serta CEO Sento Cooperative Kyoto Mr. Kimura Tadashi (depan, empat dari kiri).

Bali Tribune, Denpasar - Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Darma, salah satu unit bisnis STIKOM Bali Group, sudah mengirim sedikuitnya 12 anak muda muda Bali sebagai peserta magang di Jepang. Mereka mengikti magang kerja selama 3 tahun dan mendapat gaji Rp 15 juta sampai Rp 20 juta.  Direktur Utama LPK Darma Dr. Dadang  Hermawan menerangkan, sejak  3/8/2018 LPK Darma melepas enam perempuan sebagai peserta magang ke Jepang. Yakni  Ni Ketut Juliani, Ni Komang Muliani, Kadek Erika, Tanya M. Putri, Putu Dian, dan Ni Made Jenny. Mereka terbang  bersama Mr. Kimura Tadashi, CEO Sento Cooperative Kyoto sebagai lembaga penerima peserta magang dari LPK Darma. Keenam orang ini, 3 orang bekerja di perkebunan sayur 3 orang lagi di perusahaan peternakan ayam petelur. Kemudian pada 20 Agustus 2018, LPK Darma  mengirim  dua peserta magang lagi untuk bekerja sebagai tukang pengecat logam. Selanjutnya pada 23 Desember 2018, LPK Darma mengirim empat peserta magang lagi ke Jepang yang ditempatkan pada perusahaan roti. Sehingga total 12 anak muda Bali sedang mengikuti  magang di Jepang. “Kalian adalah duta bangsa Indonesia, kalian adalah duta masyarakat Bali. Oleh karenanya saya berharap kalian dapat menjaga diri, ikuti aturan yang berlaku di tempat kerja sehingga dapat bekerja dengan baik selama magang. Keberhasilan kalian di Jepang akan menjadi contoh buat adik-adik kalian yang sekarang menunggu giliran berangkat,” kata Dadang Hermawan, mengulang pesannya kepada para peserta magang. Direktur Operasional LPK Darma Dede Heriyadhy menejelaskan, para peserta magang itu  sudah menyelesaikan pendidikan bahasa Jepang dan budaya Jepang selama 450 jam selama 3 – 4 bulan serta menjalani praktek kerja selama 3 bulan. “Saat ini ada 16 orang lagi sudah dinyatakan lulus oleh pihak Sento dan sedang menjalani masa karantina untuk pendidikan bahasa dan budaya Jepang serta praktek lapangan sebelum diberangkatkan ke Jepang pada Maret 2019 ini,” tambah Dede Heriyadhy. Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti-induk STIKOM Bali Group-Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., berharap para pesertan magang dapat memanfaatkan peluang ini untuk menimba ilmu, pengalaman  dan mengumpulkan modal agar pulang dari Jepang bisa membuka lapangan kerja sendiri. (ksm)  

wartawan
Release
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.