Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LSS Nasional, SMPN I Bangli Dinilai Tim Pusat

SAMBUT - Bupati I Made Gianyar sambut tim penilai lomba sekolah sehat tingkat nasional.

BALI TRIBUNE - Sebagai duta Provinsi Bali dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional, SMPN 1 Bangli, Rabu (18/7), dinilai oleh tim pusat. Kedatangan tim penilai yang diketuai dr. Christina Manurung, M.Km di Kabupaten Bangli, disambut langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.kn, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE, Sekda Bangli Ir. I.B. Gde Giri Putra, MM, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan keluarga besar SMPN 1 Bangli. Dalam sambutanya bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, kesehatan merupakan pondasi utama dalam hidup. Tanpa kesehatan, hidup kita tidak akan berarti. Segala yang kita miliki akan habis, jika kita tidak bisa mengelola kesehatan dengan baik. Oleh karenanya, Bupati Made Gianyar mengajak semua pihak, untuk mengelola kesehatannya dengan baik, untuk menjadikan hidup lebih berkualitas. Terkait dengan LSS ini, Bupati Made Gianyar mengaku bangga, karena SMPN 1 Bangli bisa menjadi yang terbaik dalam LSS di tingkat provinsi, sehingga berhak mewakili Provinsi Bali, dalam lomba LSS di tingkat nasional. Menurut dia, sehat itu penting, pintar itu penting, namun juara juga tidak kalah penting. Karena untuk menunjukkan kepintaran seseorang, ditentukan oleh juara. Demikian juga pelaksanaan LSS ini, bagus tidaknya akan diukur dengan juara. Sehingga selain kesehatan warga sekolah, harapan kita mengikuti lomba ini adalah juara. “Sehat dan juara adalah tujuan kita. Mudah-mudahan semua yang sudah kita lakukan di Bangli, bisa memenuhi syarat untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” harapnya. Ketua tim penilai penilai, Christina Manurung mengatakan, meskipun sudah ada sejak tahun 1956, namun dari laporan pelaksanaannya, masih banyak sekolah-sekolah yang belum mengimplementasikan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) ini dengan baik. Oleh karenanya, lomba ini merupakan salah satu upaya untuk merangsang dan memotivasi sekolah maupun tim pembina, untuk lebih menggiatkan program UKS di masing-masing daerah. Menurutnya, lomba LSS ini dibagi menjadi dua kategori. Pertama katagori Best Performance (performa terbaik) dan Best best achievement (pencapaian terbaik). Jelas dia, pembagian kategori ini dimaksudkan untuk mengakomodir sekolah-sekolah yang ada diperkotaan dan dipedesaan. Sehingga semuanya memiliki peluang untuk mengikuti lomba dan semua berpeluang untuk menjadi yang terbaik. Melalui kegiatan ini, Christina Manurung menyampaikan harapannya, agar tim pembina UKS disemua level, bisa melahirkan program-program UKS yang inovatif dan produkdif sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing. “Melalui kegiatan ini, kita ingin ada inovasi atau ide-ide yang keluar, baik dari guru maupun peserta didik, agar bisa mengembangkan sekolah yang sehat dan memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat bagi semua warga sekolah,” ujarnya.  

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.