Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Luas Lahan Hutan Lindung Sisi Utara Gunung Abang yang Terbakar Mencapai 100 Hektar

Bali Tribune/ PEMADAMAN - Tim gabungan lakukan pemadaman api kekaran lahan di kawasan hutan lindung sisi utara Gunung Abang yang masuk wilayah Desa Ban, Kecamatan kubu, Karangasem.



balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran yang terjadi di kawasan hutan lindung di sisi utara Gunung Abang, Kintamani, Bangli, yang masuk wilayah Kabupaten Karangasem di RTK 8 antara tapal batas hutan B. 310 - B. 340, dengan koordinat -8,2724 S, 115, 4530 E, dan ketinggian sekitar 1208 meter di atas permukaan laut, saat ini masih terjadi.

Dari pantauan tim gabungan dari KRPH Daya, BPBD Karangasem, Polsek Kubu dan Koramil Kubu, Selasa (31/10/2023) api masih terus meluas melalap lahan di kawasan hutan lindung Munduk Asti, Dusun Manikaji, dan Munduk Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, kepada awak media menyampaikan, untuk melakukan penanganan kebakaran lahan di kawasan hutan lindung Munduk Asti dan Manik Aji tersebut, pihaknya telah mengerahkan anggotanya untuk bergabung dengan tim, guna melakukan pendakian dalam rangka upaya pemadaman api dan pembuatan sekat bakar.

“Kemarin tim gabungan telah naik ke lokasi titik api yang bisa dijangkau, untuk melakukan upaya pemadaman dan pembuatan sekat bakar. Namun demikian saat ini titik api masih terpantau,” sebut Arimbawa lanjut menegaskan jika lokasi titik api tersebut sulit dijangkau karena berada di atas puncak wilayah Gunung Abang Agung, dengan medan yang sulit.

Dikatakannya, kemarau panjang yang masih berlangsung saat ini juga menjadi ancaman yang bisa memicu terjadinya kebakaran dan titik api baru. Artinya potensi terjadinya kebakaran hutan masih mungkin terjadi, ditambah lagi tiupan angin kencang juga terpantau di lokasi kebakaran, yang dapat mempermudah penyebaran api. “Untuk luasan lahan hutan loindung yang terbakar di Munduk Asti dan Manik Aji mencapai 100 Hektar. Vegetasi yang terbakar meliputi rumput ilalang, semak belukar, dadem, seming, cemara, sonokeling, sengon bali, dan kaliandra,” bebernya.

wartawan
AGS
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.