Makam Orok Digali ODGJ, Mayat Ditemukan di Depan Balai Banjar | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 17 Juni 2024
Diposting : 22 December 2022 06:12
AGS - Bali Tribune
Bali Tribune / DIKUBUR - Keluarga menguburkan kembali orok yang digali dari makamnya dan dibawa kabur oleh ODGJ di Desa Seraya di Setra Desa Adat setempat.

balitribune.co.id | AmlapuraPenemuan orok di depan Bale Banjar Pauman, Desa  Seraya, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Rabu (21/12) sempat membuat warga desa setempat geger dan langsung menuju ke lokasi mayat orok tersebut ditemukan guna melihat langsung dari dekat orok tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini di lokasi orok tersebut ditemukan, janin bayi atau orok tersebut ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 07.00 Wita. Penemuan orok tersebut langsung dilaporkan ke Kepala Dusun, Klian Adat dan ke Polsek Karangasem. Beberapa saat kemduian sejumalh anggota dari Polsek Karangasem dan anggota dari Inafis Polres Karangasem, tiba di lokasi penemuan untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan terkait orok yang digeletakkan di depan bale banjar Pauman tersebut.

Tak butuh lama, akhirnya si pemilik orok tersebut akhirnya diketahui, dimana memang beberapa sebelumnya yakni pada Rabu dinihari sekitar pukul 02.00 Wita, kedua orang tua tersebut menguburkan orok tersebut di pemakaman atau Setra khusus bayi di Desa  Adat Seraya, dan penguburannya pun atas sepengetahuan warga, karena sang ibu yang diketahui bernama Ni Komang, asal Seraya Timur, mengalami keguguran.

Kepala Dusun Pauman, I Made Suwista, kepada media ini menjelaskan, jika Ni Komang dan Suaminya Putu Ramadika bekerja dan tinggal di Denpasar. Saat kehamilannya masih muda, Ni Komang keguguran, dan kemudian oroknya dibawa dari Denpasar untuk dimakamkan di Setra Adat Seraya, Karangasem.

“Setelah selesai pemakaman orok tersebut, keduanya lalu kembali ke Denpasar. Nah beberapa jam setelah dikuburkan, mungkin karena menggali kuburannya terlalu dangkal sehingga ada seorang yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) menggali kuburan itu dan membawa mayat orok itu, sebelum akhirnya ditemukan warga kami di depan Balai Banjar,” ungkap Suwista.

Untuk memastikan jika itu adalah orok milik Ni Komang dan Putu Ramadika, akhirnya dipanggilah pihak keluarga untuk mengecek benar atau tidak. Dan ternyata benar itu adalah orok yang baru saja dikuburkan. Pun demikian di kuburan tempat lokasi mayat orok itu dikubur, juga ada bekas digali.

Setelah selesai penyelidikan, oleh pighak keluarga orok tersebut kembali dikuburkan dengan baik di lokasi yang sama.

Sementara itu, dari hasil penyeelidikan, Unit Reskrim Polsek Karangasem diketahui jika yang menggali makam dan membawa pergi mayat orok tersebut berinisial IMR.

"Berdasarkan informasi dari salah satu saksi, sebelum janin ditemukan, sekitar pukul 07.30 wita ada yang melihat IMR ini membawa tas kresek yang di dalamnya berisikan kain kasa dan duduk di depan Bale Banjar sambil mengibaskan kain tersebut," tegas Kanit Reskrim Polsek Karangasem, AKP. I Made Sudihartama.