Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Manajemen RSUD Bangli bakal Dipanggil Bupati

I Made Gianyar

BALI TRIBUNE - Bupati Bangli I Made Gianyar akan memanggil manajemen rumah sakit terkait adanya keluhan terhadap layanan RSUD Bangli. Pihaknya memandang perlu adanya evaluasi terkait layanan di rumah sakit yang sudah berstatus tipe D. Beberapa waktu lalu dari pihak Komisi I DPRD Bangli yang dipimpin Satria Yudha sempat melakukan kunjungan ke RSUD Bangli sehubungan dengan layanan rumah sakit.  "Kami tidak pungkiri memang masih ada keluhan sehubungan layanan di rumah sakit. Maka dari itu perlu dilakukan evaluasi, guna meningkatkan layanan bagi masyarakat," ungkap Bupati Made Gianyar, Jumat (19/10). Ditanya soal dokter spesialis yang justru praktek di jam dinas, Bupati Made Gianyar mengatakan pihaknya akan mengkoordinasikan hal tersebut pada manajemen rumah sakit. "Nantinya kami akan mengumpulkan dokter spesialis, bersama dengan manajemen rumah sakit," sebutnya. Dikatakan pula, gaji dan penghasilan yang diterima harus mampu dipertanggung jawabkan. Menurut Made Gianyar, penanganan pasien harus memenuhi standar pelayanan. Pasien yang datang segera mendapat penangan, selain itu pasien memperoleh kenyaman. "Kami rasa petugas yang ramah, menjadi salah satu point yang bisa membuat pasien nyaman. Kami akan upayakan peningkatan layanan kesehatan di Bangli,” imbuhnya.  

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.