Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mandiri Tegaskan Nasabah Jangan Khawatir, Saldo Tetap Aman

Bali Tribune/ Ruly Setiawan
balitribune.co.id | Denpasar - Bank Mandiri tetap menjamin keamanan dana nasabah pasca kejadian yang mengejutkan masyarakat pada Sabtu 20 Juli 2019 kemarin. Pasalnya, ketika Bank Mandiri melakukan pembaruan sistem  teknologi informasi (TI) pada Jumat malam 19 Juli 2019, keesokan harinya sejumlah rekening nasabah mengalami perubahan saldo. Hal tersebut membuat para nasabah kebingungan dan berbondong-bondong mendatangi Kantor Cabang Bank Mandiri dan menghubungi call center. 
 
Regional CEO Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara, Ruly Setiawan kepada awak media di Denpasar, Senin (22/7) menjelaskan bahwa pembaruan sistem TI tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah agar transaksi semakin mudah dan adanya fasilitas-fasilitas transaksi lainnya. "Sehingga perlu pembaruan sistem," ucapnya.
 
Namun memang saat akan dilakukan pembaruan sistem itu, pihak Bank Mandiri tidak melakukan sosialisasi kepada nasabah. Sehingga, karena dampak pembaruan ini, ketika terjadi perubahan saldo menjadi tidak riil baik itu ada yang berkurang bahkan bertambah, nasabah menjadi panik. 
 
"Nasabah pada hari Sabtu itu banyak yang komplin dari pagi sampai jam 2 yang menyatakan kok saldonya beda, berubah, ada yang nambah dan berkurang. Kita butuh waktu untuk recovery, ngecek saldo masing-masing lagi," jelas Ruly. 
 
Pihak bank berplat merah ini kemudian langsung menenangkan para nasabah dan menyampaikan agar nasabah tidak mengkhawatirkan perubahan saldo di rekening masing-masing. "Kita sangat menjaga keamanan dana nasabah. Kita bank besar, sangat menjaga, tidak ada dihack. Saat itu kami perlu waktu untuk recovery beberapa jam. Terpaksa kita hold (menahan) biar orang-orang tidak panik seperti Pay Mandiri Online, Mandiri Internet Banking, ATM, EDC dan lain-lain tidak bisa dipakai beberapa jam," beber Ruly. 
 
Lebih lanjut Ruly menceritakan, saat insiden tersebut suasana di kantor-kantor  Mandiri di Bali tetap kondusif, tidak ada demo maupun aktivitas berlebihan. "Pegawai kita juga menyampaikan dengan baik. Terdapat 63 nasabah yang langsung menghubungi call center. Ada juga banyak datang ke kantor cabang ada juga yang langsung WhatsApp saya. Weekend Banking di Teuku Umar Denpasar dan di Kupang semua kondusif. Bali Nusra benar-benar terjaga," 
 
Kemudian sekitar pukul 16.00 layanan sudah berangsung-angsur normal mulai dari transaksi online dan ATM, sehingga nasabah bisa melakukan aktivitas dengan saldo yang riil. Menurut Ruly, dengan menyampaikan informasi yang baik, hal ini akan menenangkan masyarakat/nasabah. 
 
"Kita juga harus menjaga persepsi nasabah. Kita memanage perusahaan dengan good governance. Kami mewakili manajemen memohon maaf atas ketidaknyamanan nasabah," ucapnya. 
 
Saat ini Bank Mandiri mengelola aset sebesar Rp 1.200 triliun. "Kita tidak boleh asal-asalan mengelola bank ini. Bank BUMN yang besar, punya nama di Indonesia karena Bank BUMN menjadi jangkar buat bangsa," imbuh Ruly.
 
Sementara itu pada Sabtu (20/7) Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengeluarkan siaran pers yang menyatakan bahwa Bank Mandiri saat itu tengah melakukan pemeliharaan/ maintenance sistem TI untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah. Menurut Rohan, dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah. Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem TI tersebut.
 
“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” kata Rohan.
 
Bank Mandiri mempersilahkan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke Kantor Cabang Bank Mandiri. Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. "Kami pastikan rekening nasabah, aman," tegas Rohan. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi, Pemkab Tabanan Luncurkan Aplikasi E-Monev KIP 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat kembali diperkuat melalui pelaksanaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Bali di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Mengenal Sosok AKBP Moch Dwi Ramadhanto, Komandan Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali sukses menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan khidmat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (1/7/2026). Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bali selaku Inspektur Upacara serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Bali, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jejak Maestro Lotring Kembali Bergema, Duta Badung Tampilkan Rekonstruksi Gamelan Tua di PKB 2026

balitribune.co.id | Mangupura – Komunitas Seni Tapahana Banjar Temacun, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, sebagai Duta Kabupaten Badung sukses menampilkan Rekasadana (Pergelaran) Rekonstruksi Gamelan Tua pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (1/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Badung Hadiri Apel HUT Ke-80 Bhayangkara, Tegaskan Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara yang digelar Polres Badung di Lapangan Mangupraja Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Rabu (1/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Catut Nama Presiden Prabowo, Petugas Dinsos Gadungan Tipu Warga Ratusan Juta Rupiah

balitribune.co.id I Negara - Harapan untuk memperoleh bantuan sosial seringkali menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan. Dengan mengaku sebagai petugas Dinas Sosial Provinsi Bali dan mencatut nama Presiden RI Prabowo Subianto, seorang pria asal Kabupaten Buleleng diduga menipu sejumlah warga Jembrana dengan berbagai iming-iming bantuan pembangunan rumah hingga tempat ibadah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.