Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mantan Walikota Denpasar Pertama Drs. I Made Suwendha Berpulang

Bali Tribune / Walikota Denpasar Periode 1992-1997, Drs. I Made Suwendha (ist).
balitribune.co.id | DenpasarJajaran Pemkot Denpasar diselimuti dukacita. Walikota Denpasar Periode 1992-1997, Drs. I Made Suwendha berpulang. Beliau berpulang pada usia 80 tahun akibat henti Jantung di RSUD Badung.
 
Mendengar kabar duka tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Senin (19/12) menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya Walikota pertama di Kota Denpasar tersebut.
 
“Atas nama pribadi serta Jajaran Pemerintah Kota Denpasar serta masyarakat Kota Denpasar, kami menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya Bapak I Made Suwendha, semoga beliau menyatu dengan brahman, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Jaya Negara.
 
Sebelumnya, kabar berpulangnya Wali Kota Denpasar pertama tersebut dibenarkan oleh Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
 
“Menurut informasi yang kami terima, jenazah beliau masih dititipkan di RSUD Badung,” kata Dewa Rai.
 
Diketahui, Drs. I Made Suwendha merupakan Walikota Madya Denpasar dengan masa jabatan tahun 1992 hingga 1997.
 
Ia merupakan Walikota Denpasar pertama, karena sebelumnya bernama Walikota Administratif (Walikotif) Denpasar. Almarhum menggantikan Drs. A.A. Ngurah Gede Agung yang merupakan Walikotif Denpasar 1987-1991.
 
Suwendha merupakan birokrat asal Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal, Badung. Dirinya mulai menjadi Wali Kota sejak tanggal 27 Februari 1992, di mana saat itu Denpasar berubah status dari Kota Administratif menjadi Kota Madya. Ia diangkat menjadi Wali Kota pertama melalui pemilihan di DPRD Denpasar. Sebelum menjadi Wali Kota, Suwendha adalah pejabat di Pemkab Badung yang saat itu masih menyatu dengan Badung.
wartawan
YAN
Category

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Anggota DPRD Badung Hadiri Metatah Massal di Sobangan, Dukung Pelestarian Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung, I Made Yudana, menghadiri prosesi Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5/2026). Kehadiran wakil rakyat ini mewakili Ketua DPRD Badung dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.