Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Marak, Pedagang Asong Libatkan Anak-Anak

PENGASONG – Satpol PP Kota Denpasar tampak melakukan penertiban pedagang asongan yang melibatkan anak-anak.

BALI TRIBUNE - Pedagang asongan atau PKL yang melibatkan anak-anak kembali marak di Denpasar. Bahkan mereka melibatkan anak-anak usia sekolah dan berstatus sebagai siswa turut menjajakan dagangannya di jalan-jalan dan sejumlah perempatan jalan di sejumlah wilayah Kota Denpasar. Adanya pedagang asongan yang melibatkan anak-anak tersebut pun diakui Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga. Dikonfirmasi, Kamis (17/1), Dewa Sayoga mengakui keberadaan pedagang asongan yang melibatkan anak-anak tersebut menyasar pusat keramaian dan traffic light di Kota Denpasar. Terkait keberadaan pedagang asongan anak tersebut, pihaknya mengaku  telah rutin melaksanakan penertiban. “Itu sudah sering kami tertibkan, namun yang kami khawatirkan saat penertiban karena aktivitasnya lebih banyak di jalan raya adalah keselamatan anak-anak yang begitu melihat petugas langsung lari tanpa melihat kanan-kiri,” jelas Dewa Sayoga. Lebih lanjut dikatakan, keberadaan anak-anak pengasong ini tentu akan menyisakan persoalan dan sangat berpotensi mengganggu ketertiban umum serta gangguan sosial di masyarakat. Karenanya, aksi penertiban ini rutin dilaksanakan dan yang terjaring sebagian besar merupakan wajah-wajah lama yang sudah pernah ditertibkan sebelumnya. “Yang kami tertibkan anaknya itu-itu saja, bahkan ada beberapa yang sudah menjadi langganan penertiban,” kata Dewa Sayoga. Ia mengatakan telah melakukan pembinaan mental dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Disdikpora, Yayasan Lentera Anak Bali yang disertai dengan pemanggilan orangtua bersangkutan. “Terhadap pelanggaran ini tentu tidak bisa dilanjutkan ke sidang tipiring walaupun perbuatan mengasong telah diatur dalam Perda No 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum di Kota Denpasar, hal ini lantaran anak-anak masih tergolong di bawah umur,” jelasnya. Menurut Dewa Sayoga, anak-anak tersebut selanjutnya dikembalikan kepada orangtua bersangkutan. Namun demikian masih banyak orangtua yang mengelak dan mencari pembenaran bahwa mengasong ini adalah salah satu alasan mancari penghasilan tambahan untuk bersekolah. “Kami merasa sia-sia melakukan penertiban karena setelah dikembalikan justru dari pihak keluarga mendorong dan mengizinkan untuk mengasong dengan dalih menambah biaya sekolah,” ujarnya. Dewa Sayoga juga menekankan bahwa Satpol PP Denpasar akan terus memantau pergerakan anak-anak pengasong itu dan sedianya akan menindak tegas jika ada pihak yang kedapatan secara sengaja mengkoordinir anak-anak tersebut untuk mengasong. Pihaknya mengimbau kepada orangtua serta wali kelas untuk ikut memantau dan memberikan pemahaman agar anak-anak tidak lagi mengambil kegiatan mengasong di jalan atau pusat keramaian kota. “Kami mengimbau kepada orangtua agar lebih memahami dan mengawasi anak-anak agar tidak mengasong lagi,” jelasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.