Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Maria Bertekad Pertahankan Emas Lompat Jauh AG

Maria Natalia Londa
Maria Natalia Londa

BALI TRIBUNE - Peraih medali emas Asian Games 2014 Incheon, Korea Selatan dari nomor lompat jauh, Maria Natalia Londa bertekad mempertahankan medalinya itu saat gelaran Asian Games 2018 di Jakarta Agustus mendatang. Ditemui di KONI Bali, Senin (9/7), atlet Badung peraih dua emas PON bagi Bali di nomor lompat jauh dan jangkit ini mengatakan lantaran target mempertahankan medali emas tersebut dirinya hanya fokus turun di satu nomor saja, yakni lompat jauh. Dia mengatakan, peluang mempertahankan medali emas di nomor lompat jauh cukup besar, karena sampai saat ini yakni di Asia dirinya masih yang terbaik. Dia menambahkan,  saat meraih emas di Incheon silam lompatannya sejauh 6,55 meter. “Sekarang ini di pelatnas terakhir lompatan saya masih 6,52 meter termasuk saat melakoni kejuaraan atletik di Los Angeles, Amerika akhir Mei lalu dan meraih emas. Saya juga meraih emas pada tes event di Jakarta Maret lalu dengan lompatan 6,43 meter,” jelas Maria. Atlet berusia 28 tahun ini mengaku jika di Asian Games 2018 hanya turun di nomor lompat jauh, karena di lompat jangkit sangat rentan dengan cedera yang pernah dialaminya. Cedera lutut kaki kanan dan kirinya dialaminya karena turun di lompat jangkit pada SEA Games 2015 di Singapura. “Saya sekarang tetap rutin melakukan terapi dua pekan sekali meski kondisinya tetap bagus, dan saya siap mengejar emas di Asian Games Indonesia yang digelar untuk babak kualifikasi pada 26 Agustus dan finalnya 27 Agustus,” tambah Maria. Menyoal rival, Maria menyebutkan jika atlet atletik dari Vietnam, China, Uzbekitan, Filipina, Korea, India dan Jepang. Hanya saja Maria masih belum tahu kekuatan para rivalnya dari negara itu, lantaran mereka tidak pernah ikut kejuaraan bersama Maria. “Saya memang belum pernah berlaga dengan para rival dari negara itu. Hanya atlet India yang bertanding dengan saya di tes event lalu. Tapi saya mampu mengatasinya dan saya mampu meraih juara,” demikian Maria Londa.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Avanza, Pemotor Luka Berat

balitribune.co.id | Bangli - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan raya jurusan Kayuambua menuju Bangli, tepatnya di depan Pasar Hewan Kayuambua, Sabtu (7/2/2026). Akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.45 WITA tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Workshop Sampah, Wawali Arya Wibawa Ajak Tokoh Lintas Agama Masifkan Sosialisasi Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber yang bertajuk "Pengelolaan Sampah Ramadhan Berkah Tanpa Sampah" di Musholla Al-Hikmah Joglo, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, pada Minggu (8/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Energi Tanpa Batas, Nenek 83 Tahun Bawa Grup Angklung DKI Jakarta Juara PASH 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Seorang nenek berusia 83 tahun bersama kelompoknya berkompetisi dengan 1.700 peserta lain mengikuti Pasanggiri Angklung Satu Hati (PASH). Ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjadi sarana kolaborasi mengekspresikan musik angklung secara modern, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diakui dunia. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.