Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masa Pandemi Tahun 2020, Sejumlah Koperasi di Bali Catatkan Pertumbuhan

Bali Tribune / PERTUMBUHAN - Kendati Gianyar dikenal sebagai kawasan seni yang tidak lepas dari pariwisata, KSP Jujur Uttama Mandri mampu mencatatkan pertumbuhan aset di masa pandemi.

balitribune.co.id | Denpasar - 2020 adalah tahun awal munculnya wabah global Covid-19. Keberadaan virus ini di tengah-tengah masyarakat membawa dampak buruk pada perekononian secara luas. Hingga memasuki 2021 pandemi Covid-19 masih belum berakhir, namun kegiatan masyarakat tetap dibatasi guna menekan semakin meluasnya penyebaran wabah global ini di Pulau Dewata.

Meskipun Covid-19 meluluhlantakkan perekonomian masyarakat Bali yang cenderung didorong oleh industri pariwisata, hingga ada yang kehilangan pekerjaan. Namun dari hasil rapat anggota tahunan (RAT) koperasi tahun buku 2020 menunjukkan hasil yang sebaliknya. Ditengah badai pandemi Covid-19 pada 2020 lalu, sejumlah koperasi di Bali justru mengalami pertumbuhan kinerja mulai dari aset, modal dan laba.

Hal ini diakui oleh Ketua KSP Jujur Utama Mandiri yang berada di Kabupaten Gianyar, I Putu Oka Suarthana ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu. Kendati Gianyar dikenal sebagai kawasan seni yang tidak lepas dari pariwisata, koperasi tersebut mampu mencatatkan pertumbuhan aset di masa pandemi. 

"Kalau dari segi pertumbuhan semua tumbuh, dari sisi permodalan terutama, permodalan tumbuh dari tahun 2019. Kita modal Rp 3,2 miliar sekarang sudah menjadi hampir Rp 5 miliar, dengan pertumbuhan rasio aset hampir mencapai 40%," jelasnya. 

Kata dia, aset yang tercatat sebesar Rp 11 miliar di tahun 2019, pada tahun 2020 mengalami pertumbuhan menjadi Rp 13,6 miliar. "Cuma di situasi seperti ini SHU kita belum tercapai, belum tercapai dalam artian situasi dan kondisi yang menyebabkan dulu kita diangka Rp 300 sekian juta, sedangkan di tahun ini mendapatkan Rp 160 juta sekian," terang Suarthana. 

Menurut dia, target Sisa Hasil Usaha (SHU) pada tahun 2020 tercapai 65% dari rencana kerja yaitu Rp 350 juta. Jumlah anggota sampai 31 Desember 2020 sebanyak 815 orang, pertumbuhan anggota dari tahun 2019 hampir 12%. Sehingga dari 710 orang di tahun 2019, sekarang mencapai 815 orang. "Kami optimis di tahun 2021 ini akan lebih baik dari 2020," ucapnya.

Sementara itu koperasi lainnya yang mengalami pertumbuhan pada era pandemi di tahun 2020 lalu yaitu Koperasi Sari Sedana. Ketua Koperasi Sari Sedana, I Kade Oka Astika mengatakan, koperasi di masa pandemi tahun 2020 masih terkendali dari sisi perkembangan usaha. Walaupun mulai Maret, April, Mei, Juni 2020 terjadi penurunan omset secara drastis karena imbas pandemi.

Kemudian, setelah Juni 2020 mulai terjadi kenaikan dari sisi omset, namun terkait pinjaman masih terkendala. Kendati demikian, strategi 2021 sudah dipersiapkan supaya mampu mencatatkan perkembangan usaha. "Sehingga terserap modal-modal kita yang kelebihan dana itu bisa terserap maksimal," ucapnya.

Saat RAT kali ini tahun buku 2020 di era pandemi terungkap terjadi pertumbuhan aset sekitar 14% dari tahun 2019. Koperasi yang berada di Kabupaten Karangasem ini tercatat memiliki 2.731 anggota dengan aset Rp 71,5 miliar dan pencapaian laba Rp 537 juta di tahun 2020. "Kalau aset pada tahun 2020 meningkat 14% dari Rp 62 miliar. Kredit yang tersalurkan Rp 54 miliar," sebut Astika. 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Wayan Mardiana menyatakan, sebanyak lima ribu koperasi yang ada di Pulau Bali baik dibinaan provinsi maupun kabupaten mengalami kendala di masa pandemi sejak awal tahun 2020 lalu. Saat ini kondisi koperasi yang berada di kawasan pariwisata diantaranya Kuta, Nusa Dua, Jimbaran di Kabupaten Badung, kawasan Tanah Lot di Tabanan maupun Ubud di Kabupaten Gianyar berhenti beroperasional. 

Dikatakannya, untuk koperasi yang berada di luar kawasan pariwisata hingga saat ini masih tetap beroperasional karena didukung oleh anggotanya yang masih memiliki pendapatan misalnya di sektor pertanian, perikanan, perkebunan dan lainnya. Pemerintah Pusat dan Provinsi Bali telah memberikan kebijakan agar koperasi mampu bertahan di masa pandemi ini. Koperasi di Bali telah diberikan bantuan berupa stimulus usaha pada tahun 2020. Bagi anggota yang meminjam uang di koperasi diberikan subsidi bunga dengan bantuan dana dari Pemerintah Pusat. 

"Di tahun 2021 ini kita dorong koperasi supaya mendapat pinjaman melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan bunga cukup rendah yakni 3% per tahun dan menurun," terang Mardiana.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.