Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masa Tanggap Darurat, Asita Tidak Jual Paket Tur Lombok

I Ketut Ardana

BALI TRIBUNE - Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali, I Ketut Ardana saat dihubungi, Rabu (8/8) menegaskan proses evakuasi wisatawan asing di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat telah selesai dilakukan pasca musibah gempa yang menimpa wilayah tersebut. Pasalnya saat terjadi gempa berkekuatan 7.0 SR pukul 18:46:35 WIB di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan pusat gempa berada di lautan pada kedalaman 10 kilometer, Minggu (5/8) mengakibatkan ribuan wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di beberapa wilayah di Lombok seperti Gili Trawangan mengkhawatirkan keselamatan mereka hingga meminta dievakuasi ke Pulau Bali. "Wisatawan sudah habis diangkut dengan angkutan laut dari Gili Trawangan ke Pelabuhan Benoa, Denpasar. Kita lakukan evakuasi via laut selama 2 hari dan terakhir semalam (Selasa 7/8). Jumlahnya ribuan wisatawan yang sedang berada di Gili Trawangan kita angkut untuk dievakuasi di Bali," terang Ardana. Dia menyebutkan, pasca gempa sekitar 1.134 wisatawan yang dievakuasi dari Gili Trawangan ke Pelabuhan Benoa, Denpasar. "Menurut info yang saya dapat, semua wisatawan di Gili Trawangan sudah diangkut. Hari ini di Gili Trawangan sudah kosong tidak ada wisatawan," katanya. Setelah dilakukan evakuasi, wisawatan pun kata dia, ada yang memilih melanjutkan aktivitas liburannya di Bali. Bahkan ada yang menuju ke destinasi lainnya. "Sedangkan yang masa liburannya sudah berakhir kembali ke negaranya," ujar Ardana. Dia pun mengimbau wisatawan agar tetap menikmati sisa liburannya di Pulau Dewata. Di Bali wisatawan tidak perlu takut karena kondisi di pulau ini tetap aman meskipun dampak dari gempa tersebut terasa di Bali dan mengakibatkan sejumlah kerusakan. "Selama tanggap darurat masih diberlakukan di Lombok pasca gempa, kami Asita sementara ini tidak menjual paket tur ke destinasi Lombok. Jika kondisi sudah normal, kami siap kembali menjual paket tur ke Lombok," bebernya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Langgar Parkir, Puluhan Kendaraan Kena Tilang Elektronik di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Selain memberikan  teguran, kali ini tilang elektronik diberlakukan kepada pelanggar parkir di wilayah Ubud. Tindakan ini diambil Jajaran Polsek Ubud bersama tim gabungan dalam  upaya penertiban parkir untuk mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Ubud, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.