Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masalah Warisan, Mustika Aniaya Saudara Sepupu

Bali Tribune/ Tersangka I Nyoman Mustika (71).
Balitribune.co.id | Mangupura - Ni Nyoman Sumartini (51) dan anaknya I Putu Indra Yohana (24) dianiaya, Kamis (19/3). Ironisnya, pelaku masih saudara sepupu dengan korban, yakni I Nyoman Mustika alias I Nyoman Tika (71) asal Banjar Abing, Desa Sulangai, Petang, Badung. Kasus ini dipicu dendam karena warisan tanah sawah. 
 
Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Oka Bawa mengungkapkan, penganiayaan terjadi di areal persawahan di Banjar Abing, Desa Sulangai Petang, Kabupaten Badung pukul 10.00 Wita. 
 
Awalnya, Ni Nyoman Sumartini bersama anaknya I Putu Indra Yohana dan Ni Kadek Dian Lita Dewi menuju sawah untuk melihat tanaman padi yang digarap ayahnya I Wayan Adu Widanayasa. Setibanya di sawah, korban didekati I Nyoman Mustika alias I Nyoman Tika yang saat itu membawa cangkul dan sabit. Bagaimana Pakman? tanya I Putu Indra Yohana dari jarak sekitar satu meter. Pelaku dengan nada emosi menjawab, “Ini tanah saya, mau apa kamu?” Pelaku langsung menebas korban yang berstatus mahasiswa itu menggunakan sabit hingga luka di pangkal leher. “Dalam kondisi terluka, korban merebut sabit itu kemudian dibuang,” ungkapnya.    
 
Mustika yang bekerja sebagai petani mengambil cangkulnya dan saat mau kembali menyerang korban dilerai oleh Sumartini. Namun, kepala perempuan ini malah dipukul hingga mengalami luka. Sementara Indra Yohana merebut cangkul kemudian dilempar. 
 
“Melihat adanya kejadian itu, adik korban berteriak minta tolong dan warga pun berdatangan. Kedua korban dibawa ke Puskemas dan pelaku dilaporkan ke Polsek Petang. Hari itu juga pelaku ditangkap,” jelasnya. 
wartawan
Bernard MB
Category

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Tandatangani PKS PSEL Tahap I, Langkah Nyata Pemkot Denpasar Atasi Sampah

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Tukik di Sanur, Asa Kelestarian Laut

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Sanur, Denpasar, pengelola akomodasi wisata bersama puluhan wisatawan turut terlibat dalam pelepasan tukit ke habitatnya dan bersih-bersih pantai dimulai dari Puri Santrian hingga Pura Tanjung Sari Sanur, Kamis (21/4/2026). Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan sebanyak 20 karung sampah plastik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TVRI Meriahkan Piala Dunia 2026 dengan Program Nonton Bareng Bola Gembira

balitribune.co.id | Jakarta - Antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung kurang dari dua bulan lagi kian terasa di berbagai penjuru Indonesia. Menjawab antusiasme tersebut, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 siap menghadirkan euforia dari pesta sepak bola terbesar ini ke seluruh lapisan masyarakat melalui kampanye Bola Gembira.

Baca Selengkapnya icon click

Petani Muda Kembangkan Usaha Lewat Aplikasi BRImo

balitribune.co.id | Tabanan - Generasi muda, khususnya perempuan, mulai menunjukkan bahwa bertani bukan lagi pekerjaan yang dipandang sebelah mata, melainkan pilihan hidup yang menjanjikan dan relevan dengan perkembangan zaman. Hal itu tergambar dari kisah Ni Putu Meilanie Ary Sandi (22), seorang petani muda yang memilih melanjutkan jejak sang ayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.