Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masih Ditemukan Pengawas UNBK Main HP

Bali Tribune/Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab

balitribune.co.id | DenpasarSejumlah kekurangan masih ditemui saat pelaksanaan ujian nasional (UN) bagi siswa SMK di Bali. Hal ini diketahui dari pemantauan yang dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Balidi lima sekolah di Denpasar dan sekitarnya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, mengatakan, pemantauan UN tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 Tahun 2018 tentang penilaian hasil belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah. “Jadi sebagaimana pemantauan UN tahun-tahun sebelumnya di Bali, tahun ini pun Ombudsman Bali juga melakukan pengawasan. Kami mengawasi, apakah penyelenggaraan UN itu sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) atau tidak,” kata Umar.

Artinya, jelas dia, apakah aturan yang ada diikuti atau tidak. “Kami hanya memantau itu, sebab kami tidak bisa membuat aturan sendiri dalam melakukan pemantauan UN. Kita pantau apakah UN itu dilaksanakan sesuai juknis atau malahan sebaliknya,” ungkapnya di Denpasar Rabu (27/3). Periode pengawasan dilakukan sesuai dengan jadwal UN tahun ajaran 2018/2019 yaitu untuk SMK pada 25-28 Maret 2019. Pantauan dilakukan selama satu hari menyasar SMKN di Denpasar yaitu SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, SMKN 4 dan SMKN 5.

“Kami berasumsi bahwa pantauan di lima SMKN ini bisa mewakili seluruh SMK di Bali karena jumlah di kabupaten lainnya tidak terlalu banyak,” ujar Umar. Hasilnya, masih terdapat beberapa temuan pelanggaran yakni temuan mayor dan minor. Untuk temuan mayornya ada dua yakni: pertama, pengawas yang sibuk menggunakan handphone (HP) di ruang ujian saat UN. Kondisi ini terjadi di SMKN 1 Denpasar. Temuan mayor yang kedua adalah banyak siswa mengobrol saat ujian berlangsung. Kondisi ini terjadi di SMKN 1 dan SMKN 5 Denpasar.

“Banyak siswa mengobrol saat mengerjakan soall ujian. Anehnya, pengawas tidak menegur atau melarang. Kami tidak tahu apa yang diobrolin siswa. Sekalipun tidak menyangkut soal ujian karena ujian sudah berbasis komputer, namun ini sangat mengganggu siswa lain yang sedang mengerjakan soal, mengganggu konsentrasi,” ujarnya. Sementara temuan minor ada beberapa. Pertama, ruangan ujian tertutup gorden dengan alasan silau sehingga sulit dilakukan pengawasan. Ini terjadi di SMKN 5 Denpasar. Kedua, ada sekolah yang tidak menyiapkan genset.

“Cadangan listrik ini sangat penting. Bila PLN padam maka genset bisa digunakan sebagai cadangan. Ini untuk mencegah komputer mati yang menyebankan terganggunya konsentrasi siswa yang sedang menghadapi ujian,” ujarnya. Temuan minor yang ketiga adalah di SMKN 2 Denpasar. Di mana denah tempat duduk peserta UN disertai foto tidak ditempel di pintu masuk ruang UN. “Ini bisa membuat siswa atau peserta UN keliru masuk ruangan. Prosesnya bisa kacau. Syukur-syukur kalau para siswa sudah hafal ruang ujian mereka,” ujarnya.

Pantauan untuk SMK hanya dilakukan satu hari. Kali ini Ombudsma memilih sekolah negeri karena di sana siswanya banyak, ruangannya juga banyak dan butuh penyelenggara yang akuntabel. SMK swasta tidak dipantau bukan berarti Ombudsman melakukan diskriminasi. “Kami berpikir bahwa SMK swasta itu muridnya sedikit, sehingga lebih mudah diorganisir pihak yayasan,” jelas Umar. Sementara untuk SMA, rencananya akan digelar pada tanggal 1,2,4,8 April. Ombudsman akan melakukan pengawasan di lima kabupaten yakni Bangli, Klungkung, Gianyar, Tabanan dan Badung.

Diharapkan pemantauan bisa menyasar sebanyak mungkin sekolah. “Untuk SMA akan dipantau di lima kabupaten di Bali. Sekolah yang disasar adalah seluruh sekolah yang sedang UN dan diharapkan bisa lebih banyak sekolah yang disasar,” ujarnya. Pengawasan juga akan dilakukan di seluruh jenjang pendidikan. Seperti SMP (22-25 April) juga Kejar Paket C (12-16 April), Kejar Paket B (10-13 April. Ditambahkan Umar, seluruh temuan baik mayor maupun minor sudah diteruskan berupa laporan ke pihak terkait dengan tujuan untuk melakukan pembenahan.

wartawan
ray
Category

Dari Toko ATK di Pejeng, Raka Temukan Sumber Penghasilan Tambahan Lewat Agen BRILink

balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah toko alat tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, tidak hanya menjadi tempat warga membeli kebutuhan sekolah dan perlengkapan sehari-hari. Selama hampir satu dekade, Toko Aneka Tulis juga menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan.

Baca Selengkapnya icon click

Biadab! Hanya Karena Setoran, Bos Tega Bakar Sopir 

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib tragis menimpa I Gede Slamet (20), seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri, I Putu CP (39), asal Kecamatan Rendang, pada Jumat (18/9/2026) siang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Koster Bagikan Nasi Jinggo di SMPN 13 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 13 Denpasar pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bali dan Denpasar ini disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah lewat beragam kreativitas seni dan budaya.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Jembrana Gulung Jaringan Narkoba Antarpulau 

balitribune.co.id I Negara - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil membongkar tujuh kasus peredaran narkotika dalam operasi beruntun periode Agustus hingga September 2026. 

Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi meringkus delapan tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita, serta menyita barang bukti sabu seberat total 111,25 gram netto (119,02 gram bruto).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tagihan Semu PBB Jembrana Capai Miliaran

balitribune.co.id | Negara - Ketidaksinkronan data pertanahan antara instansi vertikal pusat dan daerah memicu pembengkakan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jembrana hingga menembus angka fantastis, yakni Rp54,5 miliar. 

Data yang tidak akurat ini memicu penumpukan tagihan semu yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Sepakati APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan Badung, khususnya melalui peningkatan porsi anggaran untuk sektor infrastruktur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.