Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Matangkan Organisasi Pertahanan

Bali Tribune/ IMBANG – Bali United saat uji coba kontra timnas yang berkesudahan imbang tanpa gol di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar belum lama ini.
balitribune.co.id | Kuta - Berkaca dari hasil laga uji coba melawan timnas lalu dan mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 melawan PSIS Semarang, Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra dalam beberapa kali sesi latihan terus menggembleng skuatnya dengan organisasi pertahanan. Itu tercermin dari latihan di Lapangan Gelora Samudera Kuta.
 
Ditemui usai latihan, pelatih yang akrab disapa Coach Teco ini sedikit berbicara tentang kekuatan tim Mahesa Jenar—julukan PSIS. Ia mengatakan bila calon lawannya tersebut merupakan tim yang memiliki penyerang-penyerang berkarakter cepat. 
 
 "Setiap tim memang memiliki karakter bermain berbeda. Kami sudah menghadapi beberapa tim yang memiliki penyerang berkualitas bagus dan saya rasa PSIS memiliki penyerang dengan karakter cepat. Kami tentunya respek dengan mereka sebagai lawan yang kuat," ujar Coach Teco.
 
Ditanya mengenai cara mengantisipasi penyerang cepat PSIS, Teco memberikan jawabannya. Pelatih berpaspor Brazil tersebut mengaku sudah mematangkan organisasi pertahanan Serdadu Tridatu dalam beberapa hari sesi latihan.
 
 "Kami sudah sempat melihat bagaimana cara main para pemain depan PSIS. Kami juga sudah melakukan persiapan dengan memperkuat koordinasi antar pemain saat bertahan. Para pemain harus mampu berkonsentrasi untuk tidak memberikan ruang kepada pemain lawan. Ketika kami hilang bola, para pemain juga harus mampu untuk cepat melakukan pressing," kata Coach Teco.
 
 Laga Bali United vs PSIS Semarang akan berlangsung hari Sabtu (22/6) sore di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Dalam tiga kali laga sebelumnya, Bali United belum sekalipun draw apalagi kalah. Karena itu, laga besok menjadi target mempertahankan trend positif Serdadu Tridatu agar tetap di papan atas klasemen sementara.
 
Sementara penggawa Bali United asal Semarang yang baru saja membela Timnas Indonesia senior, Ricky Fajrin Saputra mengatakan dirinya siap jika pelatih menurunkannya melawan PSIS Semarang.
 
Ditemui usai sesi latihan Kamis (20/6), Ricky mengatakan bila dirinya memang meminta kepada manajemen untuk diberikan jatah libur selama dua hari usai dirinya ikuti TC Timnas.
 
"Ya, setelah pulang dari Timnas, memang saya yang meminta libur dua hari. Saya sampaikan ke Coach Teco bila di tanggal 19 Juni saya sudah bergabung latihan bersama tim. Ini juga untuk menjaga kondisi fisik saya agar tetap fit sebelum melawan PSIS," ujar Ricky.
 
 "Saya juga memang ingin membantu tim saat menghadapi PSIS Semarang. Bukan karena akan melawan PSIS, tapi memang saya ingin ikut berjuang bersama tim di pertandingan-pertandingan berikutnya," tambah Ricky.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.