Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Material Pasir Masuk Terowongan Kanal, Distribusi Air PDAM Terganggu

Bali Tribune/ PASIR- Petugas sedang melakukan pengerukan di luar terowongan IPA Belusung, Selasa (10/3).

Balitribune.co.id | Denpasar - Layanan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM) Denpasar kembali terganggu. Masalahnya, air baku yang digunakan Perumda Tirta Sewaka Dharma menjadi keruh karena hujan yang mengguyur Bali sehari penuh, Senin (9/3). Parahnya selain keruh, air juga membawa material pasir hingga masuk ke terowongan kanal pengolahan air di IPA Belusung.
 
Direktur Teknik Perumda Tirta Sewaka Dharma Putu Yasa dikonfirmasi Selasa (10/3) mengakui aliran air bersih ke pelanggan saat ini mengalami gangguan. Terutama di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Utara. “Saat ini kami terjunkan puluhan petugas untuk mengeruk pasir agar air yang mengalir ke dalam terowongan menuju kanal bisa lebih besar,” ujar Yasa.

Dikatakan, dibandingkan kemarin, tingkat kekeruhan air sudah berkurang. Hanya, karena ada tumpukan pasir proses penjernihan masih memerlukan waktu yang cukup lama. “Kami upayakan hari ini selesai pembersihan air. Mudah-mudahan malam ini sudah bisa diatasi, hanya ya belum optimal,” ujarnya.
 
Sementara itu, salah satu pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM) Denpasar di Denbar I.B. Putra mengaku sejak beberapa hari belakangan aliran air Perumda Sewaka Dharma terganggu. Bahkan, beberapa hari sempat mati. “Kalau bisa dibilang ini gangguan air PDAM sudah menjadi kebiasaan,” ujarnya. 

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.