Diposting : 11 March 2020 06:50
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune/ PASIR- Petugas sedang melakukan pengerukan di luar terowongan IPA Belusung, Selasa (10/3).

Balitribune.co.id | Denpasar - Layanan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM) Denpasar kembali terganggu. Masalahnya, air baku yang digunakan Perumda Tirta Sewaka Dharma menjadi keruh karena hujan yang mengguyur Bali sehari penuh, Senin (9/3). Parahnya selain keruh, air juga membawa material pasir hingga masuk ke terowongan kanal pengolahan air di IPA Belusung.
 
Direktur Teknik Perumda Tirta Sewaka Dharma Putu Yasa dikonfirmasi Selasa (10/3) mengakui aliran air bersih ke pelanggan saat ini mengalami gangguan. Terutama di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Utara. “Saat ini kami terjunkan puluhan petugas untuk mengeruk pasir agar air yang mengalir ke dalam terowongan menuju kanal bisa lebih besar,” ujar Yasa.

Dikatakan, dibandingkan kemarin, tingkat kekeruhan air sudah berkurang. Hanya, karena ada tumpukan pasir proses penjernihan masih memerlukan waktu yang cukup lama. “Kami upayakan hari ini selesai pembersihan air. Mudah-mudahan malam ini sudah bisa diatasi, hanya ya belum optimal,” ujarnya.
 
Sementara itu, salah satu pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM) Denpasar di Denbar I.B. Putra mengaku sejak beberapa hari belakangan aliran air Perumda Sewaka Dharma terganggu. Bahkan, beberapa hari sempat mati. “Kalau bisa dibilang ini gangguan air PDAM sudah menjadi kebiasaan,” ujarnya.