Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Material Pasir Masuk Terowongan Kanal, Distribusi Air PDAM Terganggu

Bali Tribune/ PASIR- Petugas sedang melakukan pengerukan di luar terowongan IPA Belusung, Selasa (10/3).

Balitribune.co.id | Denpasar - Layanan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM) Denpasar kembali terganggu. Masalahnya, air baku yang digunakan Perumda Tirta Sewaka Dharma menjadi keruh karena hujan yang mengguyur Bali sehari penuh, Senin (9/3). Parahnya selain keruh, air juga membawa material pasir hingga masuk ke terowongan kanal pengolahan air di IPA Belusung.
 
Direktur Teknik Perumda Tirta Sewaka Dharma Putu Yasa dikonfirmasi Selasa (10/3) mengakui aliran air bersih ke pelanggan saat ini mengalami gangguan. Terutama di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Utara. “Saat ini kami terjunkan puluhan petugas untuk mengeruk pasir agar air yang mengalir ke dalam terowongan menuju kanal bisa lebih besar,” ujar Yasa.

Dikatakan, dibandingkan kemarin, tingkat kekeruhan air sudah berkurang. Hanya, karena ada tumpukan pasir proses penjernihan masih memerlukan waktu yang cukup lama. “Kami upayakan hari ini selesai pembersihan air. Mudah-mudahan malam ini sudah bisa diatasi, hanya ya belum optimal,” ujarnya.
 
Sementara itu, salah satu pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM) Denpasar di Denbar I.B. Putra mengaku sejak beberapa hari belakangan aliran air Perumda Sewaka Dharma terganggu. Bahkan, beberapa hari sempat mati. “Kalau bisa dibilang ini gangguan air PDAM sudah menjadi kebiasaan,” ujarnya. 

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.