Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

MAXstream Rilis Serial Orisinal Bergenre Horor Terbaru Berjudul “Journal of Terror: Afterlife”

Bali Tribune/Journal of Terror – JOURNAL OF TERROR - Afterlife sendiri menceritakan kehidupan tokoh utama, Prana yang berusia 25 tahun yang memiliki kemampuan melihat makhluk tak kasat mata di sekitarnya. Serial yang terdiri dari empat episode tersebut akan tayang setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB dan sudah dapat dinikmati seluruh pengguna MAXstream mulai hari ini, tanggal 31 Oktober 2019.

balitribune.co.id | Jakarta - MAXstream merilis serial orisinal terbaru berjudul Journal of Terror: Afterlife yang merupakan versi live action yang diadaptasi dari komik berjudul sama karya penulis Sweta Kartika. Serial yang terdiri dari empat episode tersebut akan tayang setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB dan sudah dapat dinikmati seluruh pengguna MAXstream mulai hari ini, tanggal 31 Oktober 2019.

Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin P. Tristram mengatakan, “Sebagai layanan video streaming, MAXstream secara konsisten membuka kesempatan untuk berkolaborasi dengan para pegiat industri kreatif di Indonesia, mulai dari sineas hingga penulis. Journal of Terror: Afterlife merupakan bukti nyata hasil kolaborasi MAXstream dengan penulis Sweta Kartika dan sineas terkemuka Indonesia yang juga perwujudan dari komitmen kami untuk terus menghadirkan konten yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia sekaligus mendukung pengembangan kreatifitas karya anak bangsa.”

Serial Journal of Terror: Afterlife juga merupakan hasil kerja sama antara Telkomsel melalui MAXstream dengan Trinity Optima Production dan Kratoon Pictures. Disutradarai oleh Ceppy Gober, serial tersebut tetap mempertahankan jalan cerita horor yang ditulis oleh Sweta Kartika sesuai dengan komiknya. Selain itu, CEO Trinity Optima Production, Yonathan Nugroho, dan aktor kawakan Dennis Adhiswara juga terlibat dalam proses pembuatan serial Journal of Terror: Afterlife sebagai Executive Producer.

Journal of Terror: Afterlife sendiri menceritakan kehidupan tokoh utama, Prana yang berusia 25 tahun yang memiliki kemampuan melihat makhluk tak kasat mata di sekitarnya. Prana pun perlahan menyadari bahwa kemampuan tersebut berkaitan dengan meninggalnya saudara kembarnya pada saat ia lahir ke dunia. Aktor sekaligus penyanyi Dikta Wicaksono berperan sebagai Prana dan akan beradu akting dengan aktris Lania Fira.

Ini bukan kali pertama MAXstream Original menghadirkan konten bergenre horor. Sebelumnya, MAXstream Original juga telah menyajikan serial dengan genre horor berjudul Nawangsih karya Melly Goeslaw. Dalam perkembangannya, MAXstream juga telah memproduksi konten orisinal dari berbagai genre, mulai dari Negeri 5 Menara dan  Cerita Dokter Cinta yang bergenre komedi romantis, Brata dengan cerita penuh aksi di dalamnya, Critical Eleven yang mengangkat kisah drama, dan Pulang Pulang Ganteng yang bergenre komedi. Konsistensi MAXstream Original dalam meluncurkan konten pun sejalan dengan tumbuhnya minat pengguna terhadap tontonan berkonsep serial.

“MAXstream secara konsisten akan membuat series terbaru yang siap diluncurkan setiap bulannya. Beragam konten yang terdapat di dalam MAXstream merupakan upaya kami dalam memenuhi berbagai kebutuhan sesuai minat pelanggan, sesuai dengan semangat transformasi Telkomsel sebagai digital telco company yang fokus menyajikan layanan yang customer-centric. Kami berharap, Journal of Terror: Afterlife dapat menjadi serial yang tidak hanya menghibur, namun juga menginspirasi masyarakat dengan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya,” tutup Crispin.

Hingga kini, aplikasi MAXstream telah diunduh lebih dari 20 juta kali baik melalui Google Play Store maupun App Store. MAXstream memiliki 60 saluran televisi, baik lokal maupun internasional, 13 video partner, dan lebih dari 10.000 koleksi video. Pada bulan ini, MAXstream juga telah meluncurkan Paket Entertainment MAXstream seharga Rp 69.000 yang dapat diaktifkan oleh pengguna untuk mengakses HBO GO, VIDIO, dan VIU dengan kuota 7 GB melalui aplikasi mytelkomsel, aplikasi MAXstream, atau dengan menghubungi *363*465.

wartawan
Redaksi
Category

Bulan Ramadan, Harga Telur Ayam Merangkak Naik

balitribune.co.id I Amlapura - Harga kebutuhan pokok di pasaran utamanya telur ayam, cendrung terus mengalami kenaikan di bulan suci Ramadan ini. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga telur ayam ukuran besar saat ini telah menyentuh harga Rp60.000 per krat, atau naik sebesar Rp2000 dari harga sebelumnya sebesar Rp58.000 per krat.

Baca Selengkapnya icon click

Takbiran 2026 Bertepatan dengan Nyepi, FKUB Buleleng Ikuti Seruan FKUB Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi untuk menyusun seruan bersama terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertemuan berlangsung di Sekretariat FKUB Buleleng, Kota Singaraja, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Validasi DTSEN Resmi Dimulai, Pemkab Buleleng Kerahkan 2.700 Relawan

balitribune.co.id I Singaraja -  Verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Buleleng resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Buleleng menandai pelaksanaannya melalui penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial serta peluncuran mobil layanan DTSEN, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PAD Anjlok, Dewan Minta BRIDA Bangli Lakukan Riset

balitribune.co.id I Bangli - Anjloknya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Bangli. Dalam rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Saat itu, sejumlah OPD yang hadir diantaranya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), BKPAD dan OPD terkait lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.