Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mayat di Selokan dengan Pisau Menancap di Leher

GEGER – Warga Desa Munggu, Minggu pagi kemarin digegerkan dengan penemuan mayat di selokan tertancap pisau di lehernya.

BALI TRIBUNE -  Seorang pemuda asal Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur bernama Aka Kaleku Maramba Tana (28) ditemukan tewas di sebuah sebuah parit pinggir Jalan Raya Baypass Munggu Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, Minggu (2/9). Dugaan kuat korban tewas dibunuh karena ditemukan sebilah pisau menancap di lehernya. Jenazah korban pertamakali diketahui oleh seorang petani bernama I Made Rayin (71) saat hendak melakukan penyemprotan hama di sawah miliknya di seputaran lokasi kejadian pukul 10.00 Wita. Saksi yang hendak melintasi parit dikejutkan dengan mayat pria yang tertelungkup di dalam parit yang tingginya sekitar 1,5 meter dan lebar 1 meter. Karena takut untuk memastikan korban, ia kemudian menghubungi menantunya bernama Ni Luh Suari (39) agar datang ke TKP bersama warga dengan tujuan memeriksa kondisi korban. Kemudian sang menantu datang bersama seorang warga bernama Armen (54) dan berusaha mengangkat korban. Saat dilihat secara jelas, mereka pun menemukan pada leher korban masih ditemukan pisau stanles yang masih menancap. Curiga dengan kondisi itu, mereka melaporkannya ke Pos Polisi Munggu. Setelah itu, petugas turun ke TKP dan berkoordinasi dengan Polres Badung atas temuan itu. Kapolres Badung, AKBP Yudith Satria Hananta dikonfirmasi secara terpisah menerangkan, pascamenerima laporan prihal temuan itu, pihaknya bersama Inafis langsung turun ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian dan identifikasi. Hasil pemeriksaan di TKP, korban yang masih menggunakan baju warna merah dan menggunakan celana jeans biru. Selain itu pada leher sebelah kanan korban ditemukan pisau yang masih menancap. Dugaan awal, pisau tersebutlah yang menyebabkan korban kehabisan darah dan tewas. “Dugaan awal, memang kasus pembunuhan. Kita sudah dalami keterangan sejumlah saksi yang menemukan dan juga olah TKP. Saat ini, tim sudah dikerahkan untuk malakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelakunya,” ungkapnya kemarin sore.Pemeriksaan sejumlah saksi mengungkapkan bahwa tidak ada yang mengetahui persis kejadian dugaan pembunuhan itu. Saksi yang dibawa ke Polres sebatas saksi penemu. Pasalnya, lokasi tempat ditemukannya korban terbilang jauh dari perumahan warga. Selain memeriksa saksi, pihaknya menyisir sepanjang TKP untuk mencari rekaman kamera pengawas yang memungkinkan merekam pergerakan korban sebelum ditemukan tewas. “Kendalanya memang saksi. Kita tetap memiliki prosedur untuk mengungkap pelakunya. Saat ini itulah yang dilakukan oleh tim kita,” tuturnya. Jenazah korban saat ini sudah dievakuasi ke Forensik RSUP Sanglah Denpasar untuk dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab pasti dan dugaan waktu kematiannya. Sebaliknya, barang bukti yang diamankan di TKP dibawa ke Polres untuk dilakukan analisa mendalam prihal jejak-jejak yang ditinggalkan pelaku. “Semuanya masih diperiksa. Termasuk pisau yang ditemukan di TKP,” pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

Raih Grade A+, SMK Negeri 1 Amlapura Terima Donasi Honda Vario 125 dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Amlapura - PT Astra Honda Motor (AHM) melalui Main Dealer Astra Motor Bali mempertegas komitmennya dalam memperkuat program link and match antara dunia pendidikan dan industri otomotif. Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan donasi satu unit sepeda motor Honda Vario 125 kepada SMK Negeri 1 Amlapura sebagai sarana penunjang praktik siswa, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Kesehatan Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus maupun suspek hantavirus di wilayah Bali. Meski demikian, pengawasan dan langkah preventif terus diperkuat menyusul laporan temuan kasus hantavirus di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Honda Racing Team Unjuk Gigi di Sirkuit Chang

balitribune.co.id | Jakarta - Astra Honda Racing Team (AHRT) konsisten tampil kencang dan kompetitif di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Menghadapi tantangan yang semakin berat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 9–10 Mei 2026, para pebalap AHRT mampu menunjukkan performa impresif di tiga kelas yang diikuti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.