Mayat Seorang Pelajar Membusuk Dekat Polsek Pelabuhan Benoa | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 30 Oktober 2020
Diposting : 25 September 2020 01:22
Bernard MB - Bali Tribune
Bali Tribune/ Tim BPBD dan Basarnas saat mengevakuasi jenazah korban ke RS Sanglah.
Balitribune.co.id | Denpasar - Warga Benoa, Denpasar Selatan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang diketahui seorang pelajar telah membusuk tidak jauh dari Polsek Pelabukan Benoa, Denpasar Selatan, Kamis (24/9) pukul 09.00 Wita. Korban diketahui bernama Slamet Medias.
 
Informasi yang dihimpun Bali tribune mengatakan, jenazah korban ditemukan oleh security BNI 46 bernama Gede Susila Eka Putra Yana (28). Lelaki asal Warga Dinas Tegallinggah, Desa Tegallinggah, Sukasada, Buleleng ini mencium aroma tak sedap. Dengan adanya bau yang menyengat itu, ia kemudian mengecek dan menemukan sumber bau yakni bangkai manusia di dalam got yang tak jauh dari Polsek KP3 Laut Pelabuhan Benoa. 
 
"Security ini turun ke selokan dengan alat bantu senter untuk memastikan sumber bau tersebut dan ternyata terlihat sesosok mayat tergeletak dengan kondisi sudah meninggal dengan bau yang sangat menyengat. Dengan adanya temuan mayat itu, warga lalu menginformaaikan ke Polsek," ungkap seorang petugas.
 
Polisi dari Polsek KP3 Benoa yang turun ke TKP langsung melakukan identifikasi terhadap jasad korban. Ditemukan identitas dalam dompet yang ditemukan dalam kantong celana korban KTP atas nama Selamat Meidias kelahiran Semarang, 22 Mei 1990, jenis kelamin laki, pekerjaan pelajar. Alamat korban sesuai KTP Kampung Spoorlan RR/RW 003/003 Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Jawa Tengah. Di dalam dompet juga ditemukan uang tunai Rp150 ribu. Selain itu, ditemukan sepasang sandal jepit warna putih tali warna biru, korek api gas dan topi warna hitam. 
 
Tim BPBD dan Basarnas juga datang ke TKP mengenakan APD lengkap mengevakuasi jenazah korban ke RS Sanglah.
 
Kapolsek Pelabuhan Benoa Kompol Abdus Salim membenarkan penemuan mayat membusuk itu. Namun ia belum tau hasil identifikasi sementara. "Jenazahnya sudah di RS Sanglah. Kita tunggu hasil otopsi saja," katanya. 
 
Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darma mengatakan, pihaknya menerima informasi dari anggota Polsek Pelabuhan Benoa dan langsung mendatangi TKP. Saat ditemukan dalam keadaan tengadah dan sudah mengeluarkan bau dan diperkirakan sudah beberapa hari meninggal karena baunya sangat menyengat. "Saat ditemukan jenasah masih berpakaian lengkap dan dompetnya masih terselip di sakunya," tuturnya.