Mayjen TNI Benny Gantikan Jenderal “Komang Udin”, Institusi dan Prajurit TNI Netral | Bali Tribune
Diposting : 17 January 2018 22:46
Djoko Moeljono - Bali Tribune
KODAM
PANGDAM – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., didampingi sang istri tercinta, ketika memasuki halaman Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa (16/1). (insert) Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., (kiri) dan mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc.

BALI TRIBUNE - Tongkat Komando Pangdam IX/Udayana telah diserahterimakan, dan Mayjen TNI Benny Susianto, SIP, menggantikan Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP, MSc, yang selama ini akrab disapa Komang Udin itu.

Bertepatan dengan tahun politik, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP di awal komentarnya menegaskan, institusi TNI maupun seluruh prajurit di jajaran Kodam IX/Udayana, baik yang tengah bertugas di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur tetap bersikap netral serta tidak masuk ke dalam politik praktis.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat di Bali, NTB, maupun NTT, berkaitan dengan komitmen TNI untuk netral dalam proses pilkada ini. Hendaknya semua pihak turut menjaga keberadaan institusi TNI maupun prajurit TNI untuk tidak dikait-kaitkan dalam urusan politik, supaya tidak masuk ke dalam politik praktis,” pesan jenderal TNI bintang dua kelahiran Jakarta, 10 Desember 1963 itu, Selasa (16/1).

Pernyataan itu disampaikan perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD) lulusan Akmil tahun 1987 di sela prosesi penyambutan di Makodam IX/Udayana, kemarin. Sebelum menjabat Pangdam IX/Udayana, Jenderal Benny menjabat Wadanjen Akademi TNI.

Ditemui usai ishoma, Jenderal Benny didampingi Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf. J Hotman Hutahaean mengaku sangat terkesan dengan prosesi penyambutan dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono, didampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE., MM., Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Farid Makruf, MA., Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh I Gede Widiyana, SH., para pejabat teras serta seluruh warga Kodam IX/Udayana.

Usai menerima laporan bahwa markas komando dalam keadaan aman, selanjutnya dikawal sang Hanoman, Jenderal Benny didampingi sang istri menapaki hamparan karpet merah menuju ruang kerja Pangdam IX/Udayana, dilanjutkan dengan paparan bersama para perwira Kodam IX/Udayana.

“Saat ini Kodam IX/Udayana tengah menghadapi tahun politik dan pasti akan dihadapkan pada tugas tidak ringan, sehingga saya berpesan kepada seluruh prajurit untuk selalu siap mengamankan pelaksanaan pilgub serentak dan pilkada di wilayah Bali, NTB, dan NTT,” pesan Benny.

Menghadapi tahun politik, yang menjadi skala prioritas adalah mengamankan kebijakan pimpinan TNI AD maupun Panglima TNI tentang netralitas. “Ini yang menjadi prioritas saya untuk terus diingatkan kepada seluruh prajurit di semua satuan di jajaran Kodam IX/Udayana. Karena seringkali kita suka lupa atau khilaf, sehingga tugas kami selaku pimpinan untuk mengingatkan hal itu. Mungkin tidak ada niatan kita untuk berpihak pada salah satu sisi, tapi prilaku kita seringkali dibaca oleh orang lain dan dijabarkan salah. Ini yang seringkali kami ingatkan terus supaya netralitas TNI betul-betul berjalan baik,” jelas Benny.

Selanjutnya akan dilakukan reorganisir satuan-satuan Kodam IX/Udayana agar mampu mendukung pelaksanaan seluruh tahapan pilkada di wilayah Bali, NTB, dan NTT. “Hal ini yang akan terus kita ‘manage’ dengan kekuatan yang kita punya semaksimal mungkin agar mampu melaksanakan pengamanan ini,” tegas Benny.

Hal senada disampaikan seniornya, mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., seraya meyakinkan kepada penggantinya bahwa selama 8 bulan menjabat Pangdam IX/Udayana, seluruh rakyat Bali-Nusra ini sangat menyatu dengan TNI. “Itu saya buktikan dari setiap kegiatan yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana, selalu dihadiri masyarakat secara massif, baik itu kegiatan maupun kehadirannya. Ini bukti nyata bahwa saya menyimpulkan segenap komponen masyarakat Bali-Nusra sudah manunggal dengan masyarakatnya,” kata Jenderal “Komang Udin” berkumis tebal itu.

Berdasarkan pengalaman tersebut, ia yakin bahwa ke depan apa yang diharapkan Jenderal Benny di tahun politik ini semuanya akan berjalan dengan baik, karena tentara dengan polisi sudah solid didukung dengan masyarakat yang juga kuat. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat di Bali-Nusra atas segala dukungan dan kerja samanya selama ini, dan terhitung pada 15 Januari 2018, saya mengakhiri tugas dan senantiasa berdoa semoga masyarakat di Bali-Nusra akan lebih sukses dari sekarang,” harap Jenderal Komaruddin.

Menurutnya, kemampuan Jenderal Benny sudah tidak perlu diragukan lagi, kerena sejak dari Taruna selalu “the best”, sehingga semoga kepemimpinan Jenderal Benny akan mengukir kesuksesan daripada para pendahulunya. “Saya juga kagum dan bangga kepada seluruh prajurit, teruslah berikan dukungan yang maksimal kepada Pak Benny, tentunya dilandasi dengan loyalitas, karena Kodam sudah punya prinsip bahwa mahkota itu adalah kebanggannya dan loyalitas itu merupakan mahkota dari prajurit. Hal ini sudah terpatri pada jiwa prajurit Udayana untuk mengemban tugas negara,” katanya.

Kepada seluruh masyarakat di Bali-Nusra, juga diingatkan untuk tetap melanjutkan segala bentuk kerja sama yang baik dengan Jenderal Benny. “Tolong jangan mengurangi sedikit pun seperti apa yang sudah diberikan kepada saya. Teriring salam hormat dan bangga serta mohon maaf bila ada tutur kata dan tindakan yang kurang berkenan selama saya menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana,” ujar Jenderal komaruddin yang kini memasuki purna tugas.

Riwayat Jabatan

Sejak berpangkat Letnan Dua sampai Kapten, Benny Susianto pernah menjabat sebagai Danton II Ki C Yonif-432 Kostrad, Danton SMS/Ban Yonif-305 Kostrad, Danton II Ki C Yonif-305 Kostrad, Pasi-2/Ops Yonif L-305 Kostrad, serta Danki A Yonif L-305 Kostrad.

Kemudian ketika berpangkat Mayor, Benny menjabat Kasi-1/Intel Brigif Linud-17 Kostrad, Kasi-2/Ops Brigif Linud-17 Kostrad, Wadan Yonif L-305 Kostrad, Pamen Kostrad (Dik Seskoad). Saat berpangkat Letnan Kolonel, Benny dipercaya menjabat Kasiops Korem-051/WKT Dam Jaya, Pabandya Ops Sopsdam Jaya, Danyonif-202/TM Brigif 1 Dam Jaya, Dandim-0507/Bekasi Dam Jaya, Waaster Kasdivif-2 Kostrad, Waasops Kasdivif-2 Kostrad, Kasbrigif Linud 18/2 Kostrad, dan Waasops Kaskostrad.

Ketika berpangkat Kolonel, Benny mendapat kepercayaan untuk menjabat Danbrigif-1/PIK/JS Dam Jaya (2010-2011), Paban Org Spaban Org Dirdok, Kodiklat TNI AD, Danmentar Akmil, dan Pamen Denma Mabesad (2014). Lalu dipromosikan menjabat Danpuspenerbad (2014-2016) saat berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen).

Ketika berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen), Benny mendapat amanah dan kepercayaan untuk menjabat Pangdivif 2/Kostrad. (2016), Kaskostrad (2017),

Wadanjen Akademi TNI (2017), dan di awal tahun 2018 ini resmi menjabat Pangdam IX/Udayana.