Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Medali Emas Pertama Klungkung dari Dansa

dansa
EMAS PERTAMA – Atlet dansa Klungkung saat meraih medali emas pertama dan perak Porprov Bali.

BALI TRIBUNE - Walau Porprov Bali XIII/2017 Gianyar baru akan dibuka 17 September mendatang di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, namun beberapa cabor telah dipertandingkan mendahului.

Dari ajang ini, kontingen Klungkung merebut medali emas pertama pada Senin (11/9) lalu dari cabang olahraga dance sport melalui pedansa Wayan Agus Windraditya  berpasangan dengan Ni Made  Cintya Sukma. Selain merebut emas, dari dance sport Klungkung juga meraih medali perak melalui pedansa AA Eras Bagaskara dan Kadek Putri Mastyawati. Kontingen Klungkung kembali mendulang 2 medali emas dan 1 medali perak dari cabor menembak, Selasa  (12/9). Dengan tambahan 2 emas kemarin, kini Klungkung  sementara sudah mengantongi 3 medali emas dan 5 perak. Sementara hari ini Klungkung masih berburu medali dari menembak di Lapangan Tembak Tohpati Denpasar, panjat tebing di Sport Center Kebo Iwa Gianyar, dan cabor catur yang dimainkan di Gedung Koperasi Bedulu, Blahbatuh serta dansa di GOR Silakarang, Singapadu. Sementara Cabor yang sudah selesai bertanding antara lain cabor bola basket di GOR kebo Iwa dengan  hasil nihil prestasi, sedangkan nasib yang sama juga dialami cabor sepakbola yang bertanding di Stadion Dipta, meski masih menyisakan pertandingan namun harapan merebut medali kandas. Dari cabor sepakbola, Klungkung kalah lawan Gianyar 1-4, kalah 2-5 dari Tabanan, dan lawan Badung baru akan dimainkan tanggal 18 September mendatang.Prestasi cukup membanggakan diraih cabor tarung derajat yang bermain  di GOR Kebo Iwa. Dari cabor ini, Klungkung berhasil menggondol  1 medali perak  dan  2 perunggu.Ketua Umum KONI Klungkung Wayan Subamia SE dalam penjelasannya, Selasa (12/9) menyebutkan hasil perolehan medali untuk kontingen Klungkung masih bisa bertambah dan harus kerja keras untuk meraih prestasi terbaik dan maksimal.

 “Kita salut dengan perjuangan atlet Klungkung yang sudah berusaha tampil maksimal sekuat tenaga untuk meraih prestasi merebut medali. Keberhasilan emas pertama dari cabor dansa dan menembak untuk kontingen Klungkung ini semoga menjadi pelecut semangat atlet Klungkung lainnya   yang belum turun,” ujar Wayan Subamia SE optimis.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.