Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Megapest IV Desa Mengwi Wujud Pelestarian Seni dan Budaya Bali

festival
Bali Tribune / MEGAFEST - Bupati Adi Arnawa membuka Mengwi Ganjur Festival (Megafest) IV yang ditandai dengan pemukulan kendang, Sabtu (30/8) di Jaba Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Mengambil tema "Mangueng" Mengwi Ganjur Festival (Megafest) IV secara resmi dibuka oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang ditandai dengan pemukulan kendang, Sabtu (30/8) bertempat di Jaba Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung.

Hadir Ida Cokorda Mengwi XIII, anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, perwakilan Camat Mengwi serta unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwi I Nyoman Suwarjana dan masyarakat setempat.

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi Bupati Adi Arnawa membantu dana sebesar Rp 30 juta.

Bupati I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan rasa syukur dan bahagia bisa hadir sekaligus membuka Megafest IV yang diselenggarakan oleh Desa Mengwi. Secara pribadi dan sebagai Bupati, dirinya sangat mengapresiasi terlaksanakan kegiatan Mengwi Ganjur Festival karena Mengwi adalah salah satu daerah yang banyak melahirkan budaya, karena sangat dipengaruhi oleh keberadaan Pura Taman Ayun.

"Semua kegiatan di Mengwi bernuansa budaya. Budaya ini adalah hulunya salah satu pariwisata untuk itu saya menghimbau untuk bersama-sama menjaga budaya, menjaga keamanan masing-masing wilayah," ujarnya.

Seperti diketahui pendapatan Kabupaten Badung bersumber dari pariwisata dan Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga agar Badung, Bali aman dan damai. Ia pun mengatakan pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tetapi harus bersama-sama untuk menjaga dan melestarikan budaya. "Saya selaku pemerintah pasti akan mendukung sepenuhnya kegiatan seperti Megafest ini karena akan mendapatkan penabuh-penabuh yang handal dan festival ini untuk menjaga kekompakan," ucap Bupati Adi Arnawa.

Sementara itu Ketua Panitia Megafest IV, I Ketut Gede Mardika menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa persaudaraan serta persatuan antar yowana se-Desa Mengwi serta melestarikan seni dan Budaya, khususnya Tabuh Baleganjur.

"Dalam upaya pelestarian seni dan budaya Pemerintah Desa Mengwi berupaya untuk turut serta menjaga dan melestarikan warisan seni dan budaya yang adiluhung ini dengan membuat program pembinaan grup kesenian dan kebudayaan tingkat desa," jelasnya.

Pelaksanaan Mengwi Ganjur Festival dilaksanakan 2 hari bertempat di Jaba Pura Taman Ayun. Untuk biaya yang digunakan mendukung kegiatan ini berasal dari APBDes Tahun Anggaran 2025. "Kepada peserta diberikan dana motivasi/pembinaan dan piagam penghargaan dan peserta terbaik akan diberikan hadiah dan piagam penghargaan," tutupnya. 

wartawan
ANA
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.